Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 05:47 WIB | Selasa, 17 Desember 2019

Menteri Dalam Negeri Libya Diserang Milisi Bersenjata

Menteri Dalam Negeri Libya, Fathi Bashaga. (Foto: dari AFP)

TRIPOLI, SATUHARAPAN.COM-Menteri Dalam Negeri Libya dari Pemerintahan Kesepakatan Nasional (GNA), Fathi Bashagha, diserang dengan tembkan senjata ke konvoi kendaraannya di Misrata, sebelah timur ibu kota, Tripoli, pada hari Minggu (15/12).

Dia disebutkan terluka akibat serangan itu, menurut pernyataan pusat media Operasi Karama melalui akun Facebook yang dikutip Al Arabiya.

Libya terpuruk dalam konflik internal setelah penguasa sebelumnya, Moamar Khadafi digulingkan dan dibunuh para Revolusi Musim Semi Arab tahun 2011. Beberapa kekuatan terus bersaing dengan konflik senjata, dan ketegangan meningkat ketika pasukan Tentara Nasional Libya (LNA), saingan Pemerintahan GNA, hendak memasuki ibu kota.

Pusat media, yang merupakan milik Tentara Nasional Libya (LNA), juga mengatakan bahwa Bashagha telah mengalami upaya pembunuhan oleh anggota milisi bersenjata, yang menganggap dia bertanggung jawab atas kekalahannya terhadap LNA.

Sementara itu, Presiden Dewan Perwakilan Rakyat Libya, Aqila Saleh, meminta rakyat Tripoli untuk mendukung LNA, yang pasukannya telah maju menuju ibu kota sejak hari Kamis. Dia juga mengatakan untuk menghindari balas dendam terhadap LNA.

Saleh juga mengatakan bahwa akan dibentuk pemerintah nasional yang mewakili tiga wilayah Libya, setelah "membersihkan" ibu kota, Tripoli. Prioritas pemerintah berikutnya akan fokus pada penyatuan institusi negara dan menyelesaikan krisis hidup yang dihadapi  rakyat Libya, menurut Saleh.

Dewan Perwakilan Rakyat akan membentuk komite untuk merancang konstitusi baru bagi negara tersebut, setelah pemerintah persatuan nasional yang baru memulai pekerjaannya dari ibu kota, kata Saleh menambahkan.

LNA melanjutkan desakannya untuk mengambil alih ibu kota Libya pada hari Minggu (15/12), beberapa hari setelah komandannya, Khalifa Haftar, menyatakan pertempuran "final dan menentukan" untuk Tripoli.

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home