Loading...
SAINS
Penulis: Yan Chrisna Dwi Atmaja 19:18 WIB | Minggu, 15 Juni 2014

MERS Menyebar ke Bangladesh

Pertama kali dilaporkan pada manusia pada tahun 2012, MERS menyebabkan penyakit pernafasan parah dan seringkali berakibat fatal. (Foto: alarabiya.net/Reuters)
DHAKA, SATUHARAPAN.COM - Bangladesh pada Minggu (15/6) melaporkan kasus pertama infeksi coronavirus MERS (Middle East Respiratory Syndrome) dari seorang pria yang kembali dari Amerika Serikat melalui Abu Dhabi.
 
Pria 53 tahun sekarang sedang dirawat di rumah sakit, kata Mahmudur Rahman dari Pengendalian dan Penelitian Penyakit, Institute of Epidemiology.
 
"Kemungkinan besar, ia terinfeksi virus selama transit di Abu Dhabi dalam perjalanan kembali dari Amerika Serikat," kata Rahman pada Reuters.
 
Pertama kali dilaporkan menular pada manusia pada tahun 2012, MERS penyebab penyakit pernafasan parah dan sering kali berakibat penderita meninggal, dengan gejala yang mirip wabah sindrom pernapasan akut parah (SARS/Severe Acute Respiratory Syndrome) pada tahun 2003.
 
Tingkat kematian MERS sekitar 40 persen dan sifat penularan dari manusia ke manusia telah menimbulkan kekhawatiran bisa meledak menjadi pandemi.
 
Hingga sekarang dilaporkan telah menginfeksi lebih dari 800 orang di seluruh dunia, menyebabkan kematian pada sedikitnya 310 pasien diantaranya. Sebagian besar kasus terjadi di Arab Saudi, tetapi ada juga kasus sporadis terjadi di negara Timur Tengah lainnya, di Eropa, Asia dan Amerika Serikat. (alarabiya.net)

BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home