Loading...
DUNIA
Penulis: Eben E. Siadari 19:13 WIB | Jumat, 17 Juni 2016

Misionaris Kristen Tawanan Al Qaeda Pakai Jilbab dalam Video

Misionaris Kristen asal Swiss, Beatrice Stockly (Foto: dailymail.co.uk)

WASHINGTON, SATUHARAPAN.COM - Misionaris Kristen asal Swiss, Beatrice Stockly, terlihat memakai jilbab dalam sebuah video berdurasi dua menit 50 detik, yang diunggah di jejaring sosial Twitter dan Telegram pada hari Kamis (16/6). Video itu diunggah oleh Kelompok militan Al Qaeda cabang Afrika Utara, yang menyanderanya sejak Januari silam.

Hal ini diinformasikan oleh badan pemantau asal Amerika Serikat, SITE, sebagaimana dilaporkan oleh AFP.

Dalam bahasa Prancis, perempuan berjilbab tersebut mengakui bahwa dirinya memang Stockly.

Ia mengatakan video tersebut direkam pada 17 Mei 2016 dan ia disandera Al Qaeda Maghribi Islam (AQIM) selama 130 hari.

Ia mengucapkan terima kasih kepada keluarganya dan pemerintah Swiss atas upaya pembebasan dirinya.

Stockly mengatakan ia dalam kondisi sehat, namun ia tidak tahan dengan cuaca panas di sana.

Pada akhir Januari, AQIM mengklaim bertanggung jawab atas penculikan Stockly pada 7 Januari. Kelompok militan itu mengatakan pihaknya akan melepaskan perempuan Swiss tersebut asalkan para gerilyawan AQIM yang ditahan di penjara Mali dan pemimpin mereka yang ditahan di Den Haag juga dibebaskan.

Pemerintah Swiss menuntut agar Stockly dibebaskan tanpa syarat.

Stockly, berusia 40 tahunan, merupakan seorang misionaris Kristen yang sebelumnya juga pernah diculik oleh ekstremis di Timbuktu, Mali utara pada 2012. Kala itu, ia dibebaskan dua pekan kemudian dan memilih tetap berada di Mali.(AFP/Ant)

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home