Loading...
HAM
Penulis: Sabar Subekti 10:31 WIB | Kamis, 24 Juni 2021

New York Akan Singkirkan Patung Theodore Roosevelt

Foto bertanggal 22 Juni 2020 menunjukkan patung Theodore Roosevelt di atas kuda dipandu oleh seorang pria asli Amerika, kiri, dan seorang pria Afrika, kanan, dipajang di depan American Museum of Natural History, di New York. Komisi Desain Publik Kota New York memberikan suara bulat pada hari Senin (21/6) untuk memindahkan patung itu ke lembaga budaya yang akan didedikasikan untuk kehidupan dan warisan Roosevelt. (Foto: dok. AP/Kathy Willens)

NEW YORK, SATUHARAPAN.COM-Sebuah patung terkemuka Theodore Roosevelt di pintu masuk The American Museum of Natural History akan disingkirkan setelah bertahun-tahun dikritik karena melambangkan penaklukan kolonial dan diskriminasi rasial.

Komisi Desain Publik Kota New York memilih dengan suara bulat pada hari Senin (21/6) untuk memindahkan patung itu. Patung tersebut menggambarkan mantan presiden AS di atas kuda dengan seorang pria asli Amerika dan seorang pria Afrika mengapit kuda, menurut laporan The New York Times.

Surat kabar itu mengatakan patung itu akan pergi ke lembaga budaya yang belum ditunjuk yang didedikasikan untuk kehidupan dan warisan Roosevelt. Patung perunggu telah berdiri di pintu masuk museum Central Park West sejak tahun 1940.

Keberatan terhadap patung itu semakin kuat dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah pembunuhan George Floyd yang memicu demonstrasi anti rasial dan gelombang protes di seluruh AS.

Pada Juni 2020, pejabat museum mengusulkan untuk memindahkan patung itu. Museum ini berada di properti milik kota dan Wali kota, Bill de Blasio, mendukung pemindahan "patung yang dinilainya bermasalah."

Pejabat museum mengatakan mereka senang dengan suara komisi dalam pernyataan yang disiapkan melalui email pada hari Rabu (23/6) dan berterima kasih kepada kota.

Sam Biederman dari Departemen Taman Kota New York mengatakan pada pertemuan hari Senin bahwa meskipun patung itu "tidak didirikan dengan niat jahat," komposisinya "mendukung kerangka tematik kolonisasi dan rasisme," menurut The Times.

Roosevelt, seorang perintis konservasionis adalah anggota pendiri lembaga tersebut. (AP)

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
LAI Got talent
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home