Loading...
DUNIA
Penulis: Eben Ezer Siadari 10:22 WIB | Senin, 09 Maret 2015

Obama: Iran Belum Membuat Senjata Nuklir

Presiden Barack Obama (Foto:patdollard.com)

WASHINGTON, SATUHARAPAN.COM – Presiden Barack Obama memastikan dalam wawancara televisi pada Minggu (8/3) bahwa Amerika Serikat akan siap untuk meninggalkan perundingan nuklir dengan Iran jika sebuah kesepakatan tidak dicapai dengan Teheran.

Obama membuat pernyataan tersebut pada Sabtu saat Menteri Luar Negeri AS John Kerry berada di Paris untuk meluruskan sejumlah perbedaan yang ada dengan Prancis, yang menekankan kepastian yang kuat terhadap penghentian pengembangan senjata nuklir Iran.

“Jika tidak ada kesepakatan kami akan meninggalkan perundingan,” kata Obama dalam wawancara tersebut, yang disiarkan di CBS Sunday Morning.

“Jika kami tidak dapat memverifikasi bahwa mereka tidak memperoleh senjata nuklir, bahwa ada periode luar biasa sehingga meskipun mereka berbohong, kami akan memiliki cukup waktu untuk mengambil tindakan - jika kami tidak dapat mencapai kesepakatan semacam itu, maka kami tidak akan menerimanya,” katanya.

Obama mengatakan bahwa negosiasi tentang program nuklir Iran “menjadi sangat mendesak karena kami sudah bernegosiasi selama satu tahun.”

“Dan berita baiknya bahwa selama periode ini Iran telah memenuhi ketentuan dari kesepakatan (sementara). Kami mengetahui apa yang terjadi di lapangan di Iran. Mereka belum mengembangkan progran nuklir mereka."

Di Paris, Kerry sepakat dengan Prancis bahwa masih ada kesenjangan yang perlu diselesaikan dalam “beberapa pekan penting” ke depan.

“Kami ingin kesepakatan yang solid,” kata Kerry kepada wartawan setelah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius. (AFP)


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Edu Fair
Back to Home