Loading...
RELIGI
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 23:20 WIB | Minggu, 20 April 2014

Paus Fransiskus Pimpin Misa Paskah di Vatikan

Paus Fransiskus memimpin Misa Paskah di Lapangan Santo Petrus, Vatikan Minggu (20/4). (Foto: bbc.co.uk)

VATIKAN, SATUHARAPAN.COM – Puluhan ribu orang berkumpul di Lapangan Santo Petrus untuk menjalani Misa Paskah yang dipimpin oleh Paus Fransiskus pada Minggu (20/4).

Setelah memimpin upacara yang menandai hari paling suci dalam kalender Kristen, Paus Fransiskus menyampaikan berkat dan kotbah.

Dia berdoa untuk perdamaian di Suriah dan Ukraina dan mengakhiri semua perang dan setiap konflik.

Selain itu dia berdoa untuk semua orang di seluruh dunia yang menderita kelaparan, kemiskinan, penyakit dan yang terlantar.

Jalan yang mengarah ke Vatikan dipenuhi oleh 35.000 bunga yang disumbangkan oleh Belanda.

Berani Bernegosiasi

“Bantu kami untuk mengatasi bencana kelaparan yang diperburuk oleh konflik dan pemborosan besar yang harus kami pertanggung jawabkan,” kata dia dalam sebuah doa.

Dia meminta perhatian medis yang lebih bagi mereka yang menderita virus mematikan Ebola di Afrika Barat dan juga berdoa untuk perlindungan anggota masyarakat di daerah paling rentan konflik.

Dia meminta kepada Tuhan untuk mencerahkan dan menginspirasi inisiatif kepada mereka yang dapat menggalang perdamaian di Ukraina sehingga semua yang terlibat akan melakukan segala upaya untuk mencegah kekerasan dan dalam semangat persatuan dan dialog demi merencanakan masa depan negara yang lebih baik.

“Kami berdoa khususnya untuk Suriah,” kata dia dan mengungkapkan harapan bahwa penduduk sipil tak berdaya akan dilindungi dari kekerasan dan mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan.

Sehubungan dengan Suriah, ia mendesak masyarakat internasional untuk berani menegosiasikan perdamaian yang telah lama ditunggu dan lama tertunda.

Pesan ini muncul ketika Presiden Suriah Bashar al-Assad menandai Paskah dengan mengunjungi kota Kristen kuno Maloula.

Televisi pemerintah mengatakan Presiden al-Assad memeriksa sebuah biara yang rusak dalam pertempuran dimana pasukannya telah merebut kembali kota tua itu dari pemberontak. (bbc.co.uk)

 

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home