Loading...
DUNIA
Penulis: Reporter Satuharapan 13:53 WIB | Kamis, 15 September 2016

PBB Desak AS dan Rusia Bantu Amankan Bantuan Suriah

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov berbicara saat konferensi pers setelah menggelar pertemuan untuk membahasa krisis Suriah di Jenewa, 9 September 2016. AS dan Rusia pada Jumat menyepakati rencana gencatan senjata di Suriah dan menetapkan dasar untuk proses perdamaian, kata Kerry. (Foto: AFP)

PBB, SATUHARAPAN.COM - Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon hari Rabu (14/9) mengatakan dia sedang berunding dengan Rusia dan Amerika Serikat (AS) untuk meningkatkan tekanan di semua sisi di Suriah guna menjamin keamanan konvoi bantuan PBB ke Aleppo.

Ban mengatakan 20 truk berisi makanan dan suplai kebutuhan lainnya masih berada di perbatasan Turki dengan Suriah, menunggu izin perjalanan ke Aleppo.

“Sangat penting (bahwa) pengaturan keamanan yang diperlukan harus diberikan agar mereka diizinkan melintasi batas,” kata Ban di sebuah konferensi pers.

“Saya mendesak pemerintah Rusia untuk memastikan bahwa mereka menggunakan pengaruh mereka terhadap pemerintah Suriah, dan meminta Amerika guna memastikan kelompok bersenjata Suriah juga bersikap kooperatif.”

Konvoi bantuan tersebut dijadwalkan menuju Aleppo pada Rabu, namun Ban mengatakan perngaturan keamanannya belum diberlakukan, meski gencatan senjata yang disepakati AS dan Rusia berlaku dua hari lalu.

“Bantuan itu ada di perbatasan Suriah. Sekarang masih ada di sana,” ujar Ban. (AFP)

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home