Loading...
EKONOMI
Penulis: Sabar Subekti 14:43 WIB | Minggu, 27 Desember 2020

Pedagang Tuntut Pemerintah Thailand Pulihkan Pasar Makanan Laut

Pengunjuk rasa anti pemerintah menjual udang di depan rumah pemerintah karena masyarakat sekarang takut makan udang karena wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Bangkok, Thailand pada hari Sabtu (26/12/2020. (Foto: Reuters)

BANGKOK, SATUHARAPAN.COM-Pengunjuk rasa Thailand pada hari Sabtu (26/2) menuntut lebih banyak tindakan untuk membantu penjual makanan laut yang terkena wabah COVID-19, karena pemerintah mendesak orang untuk makan lebih banyak makanan laut.

Wabah virus corona baru terburuk di Thailand dilaporkan lebih dari sepekan yang lalu, dengan lebih dari 1.500 infeksi yang terkait dengan pasar ikan di luar Bangkok. Sebagian besar yang terinfeksi adalah pekerja migran dari Myanmar.

Penjual makanan laut mengatakan bisnis telah jatuh di negara itu yang ekonominya telah terpukul parah oleh keruntuhan pariwisata.

"Kami ingin pemerintah menciptakan kepercayaan pada konsumsi udang," kata Piyarat Chongthep, di antara sejumlah pengunjuk rasa di Government House, beberapa di antaranya bentrok sebentar dengan polisi.

Masalah ini adalah yang terakhir diangkat oleh para pengunjuk rasa yang selama berbulan-bulan menuntut pencopotan Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-ocha, konstitusi baru dan reformasi monarki.

Pada acara makan makanan laut di provinsi terdekat, menteri pemerintah mengatakan mereka mencoba mempromosikan makanan laut.

"Kami membangun keyakinan bahwa Anda dapat menikmati makanan laut tanpa terinfeksi," kata Anucha Nakasai, dari kantor perdana menteri, kepada wartawan.

Sebagai eksportir udang utama, Thailand menjual senilai 36 miliar baht (sekitar Rp 17 triliun) dalam 10 bulan pertama tahun 2020, menurut data asosiasi industri. “Masalahnya sekarang tidak ada pasar,” kata seorang penjual udang di Gedung Pemerintah.

Juru bicara satuan tugas COVID-19, Taweesin Wisanuyothin, melaporkan 110 infeksi virus corona baru, di mana hampir 94 di antara mereka terhubung ke pasar makanan laut.

Thailand mencatat total 6.020 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi dan 60 kematian, angka yang rendah untuk negara berpenduduk 70 juta orang. (Reuters)

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home