Loading...
RELIGI
Penulis: Dewasasri M Wardani 15:14 WIB | Selasa, 28 Mei 2019

Perangi Intoleransi, UMM-Komunitas Tionghoa Rawat Persaudaraan

Fauzan, Rektor UMM (kanan) bersama Ikatan Tionghoa Indonesia (Inti) Malang dan Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI). (Foto: umm.ac.id/Zaki/Humas)

MALANG, SATUHARAPAN.COM – Di tengah maraknya isu intoleransi yang mengancam kebinekaan, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), terdepan memerangi akar perpecahan ini. Berlangsung hangat, kegiatan silaturahim dan berbuka puasa bersama Ikatan Tionghoa Indonesia (Inti) Malang, dan Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), menjadi energi ekstra bagi UMM untuk membangun kekuatan di tengah keberagaman Indonesia.

Masih dalam nuansa indahnya bulan Ramadhan 1440 H, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mengadakan acara dalam rangka memeriahkan bulan Ramadhan tahun ini. Kali ini UMM mengadakan silaturrahmi sekaligus buka bersama dengan berbagai etnik Tionghoa di Malang, Minggu (26/5). Acara yang berlangsung di GKB IV lantai 9 UMM itu dihadiri Wakil Wali Kota Malang Ir H Sofyan Edi Jarwoko.

Selain dihadiri Wakil Wali Kota Malang, acara itu dihadiri pula oleh Prof Drs H Abdul Malik Fadjar MSc, selaku Badan Pembina Harian UMM sekaligus Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Widodo Harsono selaku perwakilan dari Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI). Acara tersebut diisi dengan beberapa sambutan yang menekankan tentang mengedepankan nilai toleransi.

Dalam sambutannya Malik Fadjar mengungkapkan, setiap manusia pasti memiliki perbedaan. “Indonesia memiliki masyarakat dengan latar belakang suku dan budaya yang berbeda-beda. Oleh karena itu, kita harus mempunyai rasa saling menghormati dan menjaga satu sama lain agar kebinekaaan kita tetap terjaga dan dapat menjadi kekuatan bagi bangsa,” kata Rektor UMM periode 1983 – 2000 itu.

Widodo Harsono juga memaparkan bahwa ia telah melakukan kerja sama dengan UMM selama 36 tahun. Ia juga menceritakan bagaimana rahasianya bisa menjalin kerja sama yang begitu lama dengan UMM. “Rahasianya adalah saling menghormati, saling toleransi dan selalu menjaga kekompakan,” katanya.

Selain itu, Harsono juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan. (umm.ac.id)

 

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Edu Fair
Back to Home