Loading...
EKONOMI
Penulis: Sabar Subekti 09:45 WIB | Minggu, 05 September 2021

Philippine Airlines Ajukan Kebangkrutan di AS

Pesawat milik Maskapai Philippine Airlines. (Foto ilustrasi: dok. Ist)

SATUHARAPAN.COM-Philippine Airlines (PAL) mengatakan pada hari Sabtu (4/9) bahwa pihaknya mengajukan kebangkrutan di Amerika Serikat untuk memangkas utang sebesar US$ dua miliar karena mencoba untuk bertahan dari kehancuran akibat pandemi virus corona.

Maskapai penerbangan nasional Filipina mengatakan pengajuan akan memungkinkan untuk merestrukturisasi kontrak dan memotong utang setidaknya US$2 miliar sambil mendapatkan US$ 655 juta modal baru.

PAL juga akan mengurangi armadanya sebesar 25 persen dan menegosiasikan ulang kontrak untuk mengurangi pembayaran sewa.

"Philippine Airlines akan melanjutkan operasi bisnis seperti biasa sambil menyelesaikan restrukturisasi jaringan, armada, dan organisasi kami," kata wakil presiden senior dan kepala keuangan, Nilo Thaddeus Rodriguez, dalam sebuah pesan video.

Sebagai bagian dari kesepakatan yang dicapai dengan pemasok, pemberi pinjaman dan lessor, Rodriguez mengatakan PAL akan mengamankan US$ 505 juta untuk melaksanakan rencana pemulihan. Uang tersebut nantinya akan dikonversi menjadi ekuitas maskapai penerbangan dan utang jangka panjang.

Ini juga akan memperoleh US$ 150 juta dalam pendanaan utang setelah muncul dari proses restrukturisasi "dalam beberapa bulan", kata Rodriguez.

Volume perjalanan udara Filipina turun 75 persen dari sekitar 30 juta penumpang pada 2019 menjadi tujuh juta tahun lalu karena pembatasan pandemi, kata presiden PAL, Gilbert Santa Maria, dalam video yang sama.

Maskapai membatalkan lebih dari 80.000 penerbangan, menghapus pendapatan sebsar US$2 miliar, dan melepaskan 2.300 karyawan.

Pemegang saham utamanya menyuntikkan lebih dari US$130 juta dalam likuiditas darurat, dan aset non-strategis dijual seharga lebih dari US$70 juta.

Santa Maria mengatakan PAL sekarang mengoperasikan 21 persen penerbangan pra pandemi ke 70 persen dari tujuan biasanya. (AFP)

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home