Loading...
INDONESIA
Penulis: Melki Pangaribuan 19:31 WIB | Sabtu, 18 Maret 2017

Presiden Jokowi Tegaskan Saber Pungli Terus Bekerja

Presiden Joko Widodo di Pasar Hongkong Singkawang, hari Jumat (17/3) malam. (Foto: BPMI Setpres)

SINGKAWANG, SATUHARAPAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kepada semua instansi pemerintah, baik di pusat maupun daerah agar selalu memberikan pelayanan yang baik dan cepat kepada masyarakat.

"Saya ingatkan agar semuanya hati-hati. Layani dengan baik, layani dengan cepat karena yang namanya saber pungli itu bekerja," kata Presiden Jokowi di Pasar Hongkong Singkawang, hari Jumat (17/3) malam.

Hal ini disampaikan Presiden menanggapi adanya operasi tangkap tangan (OTT) oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Timur bersama Bareskrim Polri atas praktik pungli di Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Samudra Sejahtera (Komura) di Samarinda dengan nilai Rp 6,1 miliar.

"Kita melihat Rp 6,1 miliar itu adalah angka yang besar, dan pasti itu sudah dilihat lama. Itu yang ketahuan lho ya. Hati-hati saya ingatkan," kata Presiden.

Pemerintah terus berusaha meningkatkan pelayanan dengan melakukan berbagai perbaikan. Mengingat saat ini, pungutan liar masih menjadi salah satu permasalahan besar yang menyebabkan terganggunya sistem pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

"Ini perlu kita ingatkan semuanya, bahwa kita ini ingin memperbaiki sistem yang ada," kata Presiden.

Kepala Negara pun berharap OTT tersebut menjadi pelajaran bagi aparat pemerintah untuk bekerja secara proporsional dan profesional sehingga Indonesia bisa terbebas dari pungutan liar.

Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Tim Saber Pungli) dibentuk berdasarkan Perpres Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar adalah upaya pemerintah memberantas pungutan liar (pungli) yang terjadi di sektor pemerintahan dan pelayanan masyarakat. (PR)

 

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home