Loading...
SAINS
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 07:30 WIB | Kamis, 15 September 2016

Pulih dari Ebola, Perawat Diadili Karena Bohongi Dokter

Pauline Cafferkey. (Foto: AP)

LONDON, SATUHARAPAN.COM - Seorang perawat asal Inggris yang pulih setelah terjangkit Ebola di Sierra Leone pada 2014 menghadapi sidang indisipliner pada Selasa (13/9) atas tuduhan membohongi para dokter tentang kesehatannya ketika kembali ke Inggris.

Pauline Cafferkey terinfeksi virus mematikan itu saat bekerja di Sierra Leone pada Desember 2014. Dia dirawat di Inggris setelah kembali ke rumah kemudian membutuhkan rawat inap lebih lanjut setelah menderita komplikasi.

Perawat berusia 40 tahun tersebut sekarang dihadapkan sidang indisipliner dari Dewan Keperawatan dan Kebidanan (NMC) dengan tuduhan mengetahui suhu tubuhnya sangat tinggi ketika menerima pemeriksaan di Bandara Heathrow, London saat kembali dari Afrika barat -- namun mengizinkan suhu yang lebih rendah untuk dicatat.

Seorang dokter di Heathrow mengetahui suhu tubuh Cafferkey adalah 38,2 derajat, namun mengatakan kepada pengadilan tersebut bahwa seorang anggota grup mencatat angkanya -- "Pendaftar A" -- menyarankan suhu yang dicatat adalah 37,2 derajat, sehingga dia terhindar dari pemeriksaan lebih lanjut.

"Pendaftar A menyatakan dia akan mencatat suhu tubuh 37,2 derajat di formulir pemeriksaan Cafferkey dan mereka akan keluar dari sini dan menyelesaikannya, kata perwakilan NMC Anu Thompson dalam persidangan.

"Cafferkey menyatakan bahwa dia ingat kata-kata 'mari kita keluar dari sini' digunakan, namun saat ini tidak ingat orang yang mengatakannya atau mempunyai suhu tubuh 32,7 di formulir pemeriksaan-nya," tambah Thompson. (AFP)

Editor : Diah Anggraeni Retnaningrum


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home