Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 22:57 WIB | Rabu, 17 Juni 2020

Rusia Bangun Terowongan Anti Septik Khusus untuk Lindungi Putin

Terowongan yang dibangun Rusia untuk melindungi Presiden Vladimir Putin dari virus corona. (Foto: Ist)

MOSKOW, SATUHARAPAN.COM-Pemerintah Rusia membangun terowongan khusus untuk melindungi Presiden Vladimir Putin dari virus corona di rumah dan di tempat kerja, kata juru bicara Putin, hari Rabu (17/6).

Laporan tentang terowongan di mana siapa pun yang lewat disemprot dengan antiseptik pembunuh kuman muncul di media Rusia pada Selasa (16/6) malam. Juru bicara Putin, Dmitry Peskov, mengatakan bahwa satu terowongan itu dipasang di rumah presiden di luar Moskow dan dua terowongan di Kremlin.

"Ketika sampai pada kepala negara, langkah-langkah pencegahan tambahan dibenarkan," kata Peskov, seraya menambahkan bahwa terowongan dibangun ketika virus corona di Rusia "sedang dalam ayunan penuh."

Informasi tentang terowongan di kediaman Putin di Novo-Ogaryovo pertama kali muncul di situs resmi wilayah Penza, sebuah provinsi sekitar 550 kilometer tenggara Moskow di mana peralatan itu diproduksi.

Cuplikan video dari terowongan yang disediakan untuk The Associated Press oleh perusahaan yang mengumpulkannya menunjukkan perangkat menyemprotkan orang yang berjalan dengan cairan antiseptik.

Pekan lalu, Putin menghadiri acara publik di Moskow untuk pertama kalinya sejak awal Mei. Kemunculannya terjadi beberapa hari setelah pemerintah kota mencabut penguncian di ibu kota Rusia, dengan alasan perlambatan dalam kasus baru.

Putin mengumumkan pada akhir Mei bahwa wabah di Rusia telah memuncak dan menjadwalkan parade militer, ditunda hingga 24 Juni, karena pandemi. "Saat ini, tertentu (pembatasan terkait virus) tetap ada, meskipun banyak yang sudah dicabut," kata Peskov.

Pejabat kesehatan Rusia melaporkan 7.843 kasus virus korona baru yang dikonfirmasi pada hari Rabu, jumlah harian terendah sejak akhir April. Negara ini mencatat total 553.301 kasus yang dikonfirmasi, terbesar ketiga di dunia.

Pengkritik Kremlin mempertanyakan statistik resmi pemerintah dan mengaitkan upaya mencabut langkah-langkah kesehatan masyarakat dengan keinginan pemerintah Rusia untuk meningkatkan jumlah pemilih dalam referendum konstitusional yang akan datang yang akan memungkinkan Putin memerintah hingga 2036. Plebisit itu dijadwalkan pada 1 Juli. (AP)

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home