Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 20:22 WIB | Selasa, 02 Februari 2016

Sambut Imlek Klenteng Pan Kho Bio Tertua di Bogor Dipercantik

Sambut Imlek Klenteng Pan Kho Bio Tertua di Bogor Dipercantik
Dua pekerja saat menata lampu lampion di halam teras Klenten Pan Kho Bio atau Vihara Mahabrahma di Jalan Roda IV RT 02 RW 04, Kampung Geulis, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat yang dipercantik menjelang perayaan Imlek 2567 yang jatuh pada tanggal 8 Februari nanti. Klenteng Pan Kho Bio merupakan klenteng tertua di Bogor, turut menjaga nilai-nilai toleransi antar umat beragama. (Foto-foto: Dedy Istanto).
Sambut Imlek Klenteng Pan Kho Bio Tertua di Bogor Dipercantik
Suasana vihara yang di dalam ruangannya terdapat petilasan atau tempat persinggahan Uyut Gebok salah satu petinggi kerajaan Padjadjaran yang membangun Pulo Geulis tempat vihara tersebut berdiri yang sampai saat ini ramai didatangi oleh warga dari berbagai daerah untuk berziarah.
Sambut Imlek Klenteng Pan Kho Bio Tertua di Bogor Dipercantik
Seorang warga saat membersihkan salah satu peninggalan sejarah sebuah batu zaman Megalitikum yang sampai saat ini tetap terjaga di dalam ruangan klenteng Pan Kho Bio, Bogor, Jawa Barat.
Sambut Imlek Klenteng Pan Kho Bio Tertua di Bogor Dipercantik
Petilasan dari Suryakencana Winata Mangkubumi dan Prabu Surya Kencana, serta Mbah Imam yang berada di samping bangunan vihara Mahabrahma masih tetap terjaga dan sampai saat ini masih ramai didatangi oleh warga dari berbagai daerah untuk berziarah.
Sambut Imlek Klenteng Pan Kho Bio Tertua di Bogor Dipercantik
Para warga sekitar klenteng saat membantu memasang lampu lampion yang berada di ruang dalam untuk persiapan menjelang perayaan Imlek nanti sebagai bukti kerukunan antar umat beragama terjaga dengan baik.
Sambut Imlek Klenteng Pan Kho Bio Tertua di Bogor Dipercantik
Seorang warga saat membantu memperbaiki patung naga yang berada di halam luar klenteng Pan Kho Bio yang merupakan klenteng tertua di Bogor yang menjunjung tinggi nilai kerukunan antar umat beragama.

BOGOR, SATUHARAPAN.COM – Menjelang perayaan Imlek 2567 yang jatuh pada tanggal 8 Februari, Klenteng Pan Kho Bio di Jalan Roda IV RT 02 RW 04, Kampung Pulo Geulis, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat dipercantik, seperti yang tampak pada hari Selasa (2/2).

“Pengerjaan perapian baik itu pengecatan ruangan dan pagar, serta pemasangan lampu lampion sudah berjalan sekitar satu minggu lalu, dan targetnya sebelum Imlek sudah selesai,” kata Candra Kusuma salah satu pengurus vihara dari Yayasan Dhanagun.

Kleteng Pan Kho Bio atau Vihara Mahabrahma merupakan klenteng tertua di Kota Bogor yang sudah ada sekitar tahun 1703 dan 1704. Lokasinya yang berada di tengah perkampungan dari berbagai suku, agama dan ras tersebut menjadikan klenteng Pan Kho Bio memiliki keunikan. Selain sebagai tempat ibadah bagi umat Budha, klenteng ini juga sering dikunjungi  umat agama lain, termasuk agama Islam.

Menurut Bram Abraham, salah satu tokoh masyarakat setempat, kleteng ini memiliki sejarah karena keberadaannya menjunjung tinggi nilai toleransi. “Perbedaan itu janganlah kita samakan, tetapi perbedaan itu haruslah kita satukan,” kata Bram, yang berasal dari keluarga yang sudah turun-temurun menjaga nilai-nilai dan prinsip toleransi, sejak berdirinya klenteng tersebut.

Di dalam vihara ini terdapat petilasan atau tempat persinggahan  para leluhur yang letaknya berada di ruang belakang. Ada sebuah tempat batu yang diyakini sebagai makam “Uyut Gebok” salah satu petinggi dari kerajaan Padjajaran yang dikenal sebagai tokoh yang membangun Pulo Geulis.

Lalu di sampingnya terdapat nama Mangunjaya dari daerah Kerawang yang sekarang makamnya ada di daerah Rengasdengklok, Jawa Barat dan diyakini tempat ini dulu dijadikan sebagai petilasannya. Kemudian di samping bangunan vihara juga terdapat petilasan dari Suryakencana Winata Mangkubumi dan Prabu Surya Kencana, serta Mbah Imam.

Hingga sekarang tempat ini masih ramai didatangi oleh para peziarah dari berbagai wilayah, baik dari Bogor, Sukabumi, dan sekitarnya. Menurut Bram, “tempat ini juga sering digunakan untuk salat bagi pemeluk agama Islam yang kebetulan datang berziarah, dan juga untuk pengajian yang diadakan setiap malam Jumat, bagi warga sekitar. Kami di sini hanya memfasilitasi tempat saja,” katanya. Bram menambahkan.

Menurut dia, belum lama ini mereka juga mengadakan Maulid Nabi Muhammad SAW di tempat ini. “Ini sudah jalan tahun kedelapan kita mengadakan Maulid Nabi, dan semuanya berjalan dengan baik,” katanya.

Kelenteng Pan Kho Bio berdiri di atas lahan sekitar 400 meter persegi menjadi salah satu klenteng yang menjaga nilai-nilai kerukunan antar umat beragama hingga sekarang dan memiliki sejarah dari para leluhur dengan menjunjung tinggi pluralisme. 

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home