Loading...
INDONESIA
Penulis: Sabar Subekti 06:13 WIB | Minggu, 16 Agustus 2020

Satgas: Masyarakat Ujung Tombak Memerangi Penyebaran COVID-19

Warga memakai masker untuk menghindari penularan COVID-19. (Foto: dok. Ist)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM-Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 fokus menangani pandemi COVID-19 melalui pendekatan perubahan perilaku masyarakat. Sebab, masyarakat ujung tombak dalam upaya memerangi penyebaran dan penularan COVID-19.

Ketua Satgas COVID-19, Doni Monardo, mengatakan dokter dan para tenaga medis lainnya harus menjadi benteng pertahanan yang terakhir. Berarti masyarakat yang harus menjadi pelopor pencegahan penularan virus dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Kekuatan masyarakat harus menjadi ujung tombak. Sementara tenaga kesehatan, dokter dan perawat harus menjadi benteng terakhir,” tegas Doni. “Jangan kita biarkan tenaga medis kita, dokter kita kehabisan tenaga, dan kehilangan energi, karena merawat pasien dengan jumlah yang cukup banyak. Kita tidak ingin lagi kehilangan pahlawan kemanusiaan,” katanya, hari Sabtu (15/8) di Jakarta.

Implementasi perubahan perilaku untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 tersebut adalah melalui disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. "Kalau kita bisa melakukan perilaku hanya dengan disiplin, disiplin dan disiplin serta patuh pada protokol kesehatan maka kita akan mampu memutus mata rantai penularan,” katanya.

Perubahan perilaku disiplin protokol kesehatan akan menjadi kekuatan masyarakat, sebab hingga hari ini belum ditemukan obat dan vaksin COVID-19. Tantangannya adalah bagaimana menumbuhkan kesadaran kolektif dan peran dari seluruh komponen bangsa.

Menurut Doni, 63 persen keberhasilan dalam menangani COVID-19 adalah melalui sosialisasi yang baik dan tepat sasaran kepada masyarakat, sehingga peran komunikasi publik menjadi hal yang sangat mendasar.

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home