Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 11:32 WIB | Rabu, 27 Januari 2021

Seluruh Korban Tanah Longsor di Sumedang Ditemukan, Operasi SAR Dihentikan

Situasi bencana tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang terjadihari Sabtu (9/1). Ada 40 orang yang meninggal dan tertimbun, mereka telah ditemukan. (Foto: dok. Ist)

SUMEDANG, SATUHARAPAN.COM-Tim SAR (Search and Rescue) Gabungan longsor Sumedang berhasil menemukan seluruh korban meninggal dunia pada hari Senin (18/1).

Menurut data Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), total korban meninggal yang berhasil ditemukan 40 jiwa. Data ini sesuai dengan laporan warga yang kehilangan keluarga dan kerabatnya akibat kejadian longsor tersebut.

Selain itu Pusdalops juga mendata sebanyak 1.119 warga masih mengungsi di Lapangan Taman Burung dan mengungsi mandiri di tempat kerabat yang aman dari dampak longsor.

Sementara itu Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah menyatakan, dengan ditemukannya seluruh korban meninggal, operasi SAR pun dihentikan.

Namun demikian, penanganan darurat masih terus dilakukan berdasarkan status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor tanggal 9 Januari - 29 Januari 2021 yang dikeluarkan oleh Bupati Sumedang.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Sumedang Eko Prastyo mengatakan, seluruh korban telah diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga. "40 korban yang ditemukan, seluruhnya berhasil diidentifikasi dan telah diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dikebumikan," ucap Eko.

Sebelumnya Kepala BNPB, Doni Monardo, telah memberikan bantuan dana siap pakai sebesar Rp 1 miliar untuk penanganan darurat bencana longsor Sumedang.

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home