Loading...
HAM
Penulis: Sabar Subekti 12:12 WIB | Kamis, 14 Juli 2016

Setelah 9 Tahun, Israel Buka Perlintasan Erez ke Gaza

Perlintasan Erez ke Jalur Gaza dibuka setelah sembilan tahun sditutup dalam blokade terhadap Gaza oleh Irsael. (Foto: dari israeltimes)

GAZA, SATUHARAPAN.COM - Israel membuka perlintaasan antara Israel dan Gaza pada hari Rabu (13/7) yang memungkinkan masuknya kendaraan mengangkut barang kebutuhan. Ini adalah pertama kali setelah sembilan tahun ditutup, kata para pejabat.

Seorang fotografer AFP melihat pengirimanbarang tiba melalui pintu persimpangan Erez ke wilayah Palestina yang telah berada di bawah blokade Israel selama satu dekade.

Erez telah dibatasi untukperlintasan  individu sejak tahun 2007, dan barang-barang hanya bisa dikirim melalui Kerem Shalom di selatan Gaza.

Warga kota-kota di daearah Israel selama berbulan-bulan memprotes karena ratusan truk yang melewati daerah itu selama berhari-hari, yang menyebabkan lalu lintas yang padat.

Pada bulan Mei, Menteri Pertahanan Israel, Moshe Yaalon, mengatakan  bahwa Erez akan dibuka untuk memungkinkan aliran barang ke Gaza dan mengurangi kemacetan lalu lintas di Kerem Shalom.

Seorang juru bicara COGAT, badan di Kementerian Pertahanan yang bertanggung jawab untuk melaksanakan kebijakan pemerintah di wilayah Palestina, menegaskan bahwa kendaraan bisa memasuki Gaza melalui pintu persimpangan Erez.

"Langkah ini telah diambil untuk memfasilitasi pekerjaan importir Palestina, dan dengan demikian membantu perekonomian Jalur Gaza," kata juru bicara itu kepada AFP.

Sebuah asosiasi pemilik kendaraan Palestina di Gaza mengatakan bahwa 110 kendaraan tiba melalui Erez.

Erez terletak di utara Jalur Gaza, lebih dekat ke kota-kota Israel besar dari Kerem Shalom dan bisa mengirim barang-barang dengan lebih mudah dari kota pelabuhan Israel,i Ashdod.

Israel telah memberlakukan blokade terhada Gaza selama satu dekade yang dimaksudkan untuk mencegah gerakan Islam Hamas yang berkuasa  di Gaza membangun kembali kekuatan dan posisi militernya.

Menurut Bank Dunia dan PBB, blokade telah membunuh hampir semua kegiatan ekspor Gaza, serta membuat ekonomi di daerah kantung itu terpukul. Jalur Gaza merupakan wilayah dengan penduduk  sekitar 1,9 juta warga Palestina.


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home