Loading...
FLORA & FAUNA
Penulis: Melki Pangaribuan 19:16 WIB | Selasa, 06 Oktober 2015

Studi: Sepertiga Spesies Kaktus di Dunia Terancam Punah

Salah satu spesies kaktus yang terancam punah, Eriosyce chilensis ditemukan di Cili. (Foto: australiaplus.com)

PRANCIS, SATUHARAPAN.COM - Sekelompok ilmuwan internasional menempatkan tanaman berduri, kaktus di antara kelompok tanaman yang paling terancam saat ini.

Menurut para ilmuan, hampir sepertiga dari jumlah spesies kaktus di dunia beresiko punah dikarenakan sejumlah ancaman, termasuk perdagangan ilegal. Alasan lainnya adalah masalah penggunaan lahan pertanian di daerah kering.

"Kami terkejut menemukan jumlah spesies kaktus yang terancam sangat tinggi ... dan dengan keragaman ancaman," kata Dr Barbara Goettsch, pemimpin kelompok ilmuwan dari Organisasi Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) sebagaimana dikutip Australia Plus, hari Selasa (6/10).

Dalam jurnal Nature Plants dilaporkan 31 persen dari 1.478 spesies kaktus dinilai berisiko punah, angka ini lebih tinggi dibandingkan 25 persen mamalia atau 12 persen dari burung yang dianggap rentan karena ancaman manusia.

Spesies yang paling terancam ditemukan di selatan Rio Grande do Sul, Brasil, dan di bagian utara Artigas, Uruguay.

Ancaman yang paling signifikan yang dihadapi kaktus adalah pengalihan fungsi lahan kering untuk pertanian dan perikanan, selain juga penggunaan kaktus sebagai sumber daya hayati, serta pengembangan properti untuk perumahan dan komersil.

Kaktus bisa memiliki tinggi satu sentimeter hingga lebih dari 19 meter, dan banyak diburu para kolektor karena memiliki bunga berwarna cerah yang mekarnya tidak terduga.

Sebenarnya sudah ada perjanjian internasional yang melarang perdagangan banyak spesies kaktus yang dianggap langka.

Inger Andersen, Direktur Jenderal IUCN, yang mengawasi jenis spesies yang dianggap punah menganggap temuan studi terbaru tersebut sangatlah buruk.

"Temuan tersebut mengkonfirmasi bahwa skala perdagangan satwa liar, termasuk perdagangan tumbuhan liar, jauh lebih besar dari yang kami kira sebelumnya," katanya.

Studi ini juga menemukan perternakan yang menggunakan lahan kering, kemudian menyebar ke kawasan perkotaan juga mengancam habitat kaktus di benua Amerika, dari Cili dan Uruguay ke Meksiko dan Amerika Serikat.

Penggunaan lahan kering untuk perkebunan kayu putih di Brasil juga telah ancaman, menurut para ilmuwan. Semua spesies kaktus tumbuh di benua Amerika, kecuali jenis kaktus mistletoe ada di kawasan Afrika, Madagaskar dan Sri Lanka.

Dari temuan tersebut juga disebutkan kaktus menjadi spesies paling terancam kelima setelah spesies sikas, amfibi, karang dan tumbuhan runjung. 

Editor : Eben E. Siadari


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home