Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 09:22 WIB | Kamis, 25 November 2021

Taliban Kerja Sama dengan Perusahaan Australia Produksi Cannabis

Petani Afghanistan merawat tanaman cannabis di Provinsi Balkh, utara Kabul, Afghanistan pada 15 Oktober 2007. (Foto: dok. AP)

KABUL, SATUHARAPAN.COM-Taliban di Afghanistan menyebutkan telah menandatangani kesepakatan dengan sebuah perusahaan Australia, Cpharm, yang ingin mendirikan pusat pemrosesan cannabis di Afghanistan, kata juru bicara Taliban di Twitter.

Sebuah kontrak telah ditandatangani dan proyek tersebut akan berjalan dalam beberapa hari ke depan, kata Direktur Pers Taliban, Qari Saeed Khosty.

Wakil menteri narkotika Afghanistan dilaporkan bertemu dengan perwakilan perusahaan itu pada hari Selasa (23/11), yang menjanjikan investasi sebesar US$ 450 juta untuk proyek tersebut, menurut kantor berita Pajhwok.

Namun pihak Cpharm tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Khosty mengatakan bahwa perusahaan itu, yang memproduksi krim obat cannabis atau sejenis ganja, akan diberikan akses ke ribuan hektare tanaman cannabis Afghanistan.

Berita ini mengejutkan, sebab, setelah menguasai Afghanistan pada bulan Agustus, Taliban berjanji untuk menindak produksi cannabis di negara itu.

Yussef Wafa, seorang gubernur Taliban di Kandahar, mengatakan pada Oktober bahwa kelompok itu telah menangkap pengguna narkotika dan tidak akan membiarkan petani menanam ganja, cannabis atau opium.

Namun, para petani melaporkan tidak melihat perubahan nyata dalam sikap kelompok itu terhadap mereka.

Ganja dan tanaman opium dikenal sebagai sumber pendapatan yang signifikan bagi kelompok garis keras itu ketika beroperasi melakukan pemberontakan di bawah pemerintahan yang didukung Amerika Serikat di Afghanistan. (AFP/ Al Arabiya)

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home