Loading...
MEDIA
Penulis: Sabar Subekti 20:52 WIB | Jumat, 12 Februari 2021

Televisi China Dapat Kecaman karena Drama Tahun Baru Imlek

Televisi China Dapat Kecaman karena Drama Tahun Baru Imlek
Warga China menyaksikan acara tahun baru di siaran CCTV yang kemudian mendapatkan kritik. (Foto: Reuters)
Televisi China Dapat Kecaman karena Drama Tahun Baru Imlek
Aktor China memicu kontroversi rasisme selama pertunjukan Tahun Baru Imlek pada tahun 2018. (Foto: tangkap layar video Youtube).

BEIJING, SATUHARAPAN.COM-Lembaga penyiaran pemerintah China sekali lagi mendapat kecaman karena pertunjukan yang menampilkan penari yang dibuat mirip orang Afrika selama pertunjukan gala tahunan untuk merayakan Tahun Baru Imlek.

Selama pertunjukan empat jam, penyiaran itu, CCTV, yang biasanya menarik ratusan juta penonton, para pemain muncul di atas panggung dengan mengenakan pakaian yang menyerupai pakaian Afrika dan menggelapkan kulit mereka dengan riasan.

“Tim sutradara Gala Tahun Baru itu bodoh dan kejam,” kata salah satu dari sejumlah pengguna Weibo, platform media sosial mirip Twitter di China, untuk mengkritik drama komedi tersebut. "Apakah ada perbedaan antara orang China yang berwajah hitam dan orang kulit putih yang bermata sipit untuk mengolok-olok orang Asia?"

Gala tersebut memicu kontroversi serupa pada tahun 2018 atas drama komedi yang menampilkan aktris Lou Naiming. Dia tampil di atas panggung dengan pakaian warna-warni, wajah dan lengannya berwarna coklat, membawa sekeranjang buah di atas kepalanya dan ditemani oleh seseorang yang berkostum monyet.

Organisasi dan advokat untuk orang Afrika di China juga mengecam acara tersebut, yang ditayangkan pada hari Kamis (11/2) malam. "Sementara pendukung praktik tersebut menuduh bahwa blackface berpusat pada empati & realisme, sulit untuk memisahkannya dari sejarah panjang penyanyi & fiksasi pada karikatur bermasalah," kata Black China Caucus, sebuah kelompok aktivis, di Twitter. "Tahun depan, kami berharap penyelenggara memutuskan untuk mengakhiri praktik ini & mempekerjakan ribuan orang kulit hitam yang tinggal di banyak bagian China."

Kementerian luar negeri China tidak segera menanggapi permintaan Reuters untuk berkomentar pada hari Jumat, hari libur umum. Perwakilan CCTV juga tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar. Acara yang tahun ini berfokus pada perayaan pekerja medis China dan program luar angkasa negara itu, telah menjadi acara utama televisi sejak pertama kali ditayangkan pada tahun 1983.

Editor : Sabar Subekti

Kampus Maranatha
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home