Loading...
HAM
Penulis: Sabar Subekti 12:12 WIB | Senin, 21 November 2022

Ukraina Periksa Keaslian Video Eksekusi Tawanan Rusia

Foto pada 9 September 2022 dari layanan pers Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina pada 11 September 2022, menunjukkan tentara Ukraina memuat kendaraan militer Rusia yang ditinggalkan di sebuah trailer selama Tentara Ukraina serangan balasan di wilayah Kharkiv, di tengah invasi militer Rusia ke Ukraina. (Foto: via AFP)

KIEV, SATUHARAPAN.COM-Tentara Ukraina mengatakan pada Sabtu (19/11) bahwa mereka sedang memeriksa keaslian rekaman yang menurut Moskow membuktikan Kiev mengeksekusi beberapa tentara Rusia yang menyerah.

Video yang beredar di media sosial Rusia pekan ini yang dimaksudkan untuk menunjukkan mayat prajurit Rusia yang terbunuh setelah menyerah kepada pasukan Ukraina.

Kementerian pertahanan Rusia mengatakan pada hari Jumat (18/11) bahwa video tersebut menunjukkan “pembunuhan yang disengaja dan metodis terhadap lebih dari 10 tentara Rusia yang ditahan.”

“Sebelum meluncurkan investigasi, harus ada alasan untuk itu. Kami sedang memastikan apakah video ini asli atau palsu," kata juru bicara Ukraina untuk staf umum, Bogdan Senyk, kepada AFP.

Senyk mengatakan video itu “diberikan kepada spesialis,” mencatat bahwa publikasi video palsu telah “meningkat belakangan ini.”

Rusia mengatakan pada hari Jumat bahwa video tersebut mewakili "kejahatan perang", tuduhan pelecehan terbaru setelah berbulan-bulan pertempuran di Ukraina.

Satu video menunjukkan tentara tampaknya menyerahkan diri kepada beberapa personel militer dengan kamuflase dan mengenakan ban lengan kuning.

Para prajurit yang menyerahkan diri berbaring di tanah di halaman belakang rumah yang dipenuhi puing-puing. Video tiba-tiba terputus saat tembakan terdengar.

Video lain yang difilmkan dari atas menunjukkan tubuh sekitar selusin orang dikelilingi oleh noda darah.

AFP belum secara independen mengkonfirmasi video tersebut dan kementerian pertahanan Rusia tidak mengatakan kapan rekaman itu diambil.

"Kami mengetahui video-video itu dan kami menyelidikinya," kata seorang juru bicara PBB kepada AFP, menyerukan agar para pelaku dimintai pertanggungjawaban.

Komite Investigasi Rusia, yang menyelidiki kejahatan besar, mengatakan telah membuka kasus pidana atas "eksekusi tentara Rusia yang ditangkap".

Klaim Moskow muncul setelah PBB pekan ini menerbitkan sebuah laporan yang mengatakan tawanan perang di kedua belah pihak telah mengalami penyiksaan dan perlakuan buruk. (AFP)

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Edu Fair
Back to Home