Loading...
FOTO
Penulis: Reporter Satuharapan 13:20 WIB | Jumat, 14 April 2017

Umat Katolik Ikuti Jalan Salib Jelang Paskah

Umat Katolik Ikuti Jalan Salib Jelang Paskah
Sejumlah umat Kristiani memperagakan visualisasi penyaliban Yesus dalam ibadah Jumat Agung jelang Hari Paskah di kompleks Gereja Santo Yohanes Evangelista, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (14/4). Prosesi tersebut memvisualisasikan kesengsaraan Yesus hingga wafatnya di kayu salib. (Foto-foto: Antara)
Umat Katolik Ikuti Jalan Salib Jelang Paskah
Umat Katolik memerankan drama penyaliban Yesus (tablo) saat ibadah Jumat Agung di Gereja Katedral, Jakarta, Jumat (14/4). Kegiatan tesebut merupakan rangkaian dari pekan suci perayaan Paskah 2017 Paroki Katedral Jakarta yang mengambil tema Amalkan Pancasila: Makin Adil, Makin Beradab.
Umat Katolik Ikuti Jalan Salib Jelang Paskah
Umat Katolik berdoa di dapan Gua Maria Sendang Sriningsih, Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (13/4). Sebagian umat Katolik memanfaatkan hari libur mereka dengan berdoa di gua Maria Sendang Sriningsih untuk mempersiapkan diri menyambut hari raya Paskah.
Umat Katolik Ikuti Jalan Salib Jelang Paskah
Umat Kristiani menjalankan prosesi visualisasi penyaliban Yesus (tablo) dalam ibadah Jumat Agung di kompleks Gereja Kristus Raja Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (14/4). Visualisasi berjudul "Kisah Kasih dalam Sengsara" tersebut untuk menggambarkan peristiwa yang dialami Yesus menjelang dan saat penyaliban di Bukit Golgota dalam rangkaian perayaan Paskah.
Umat Katolik Ikuti Jalan Salib Jelang Paskah
Umat Katolik melakukan visualisasi penyaliban Yesus dalam prosesi Jalan Salib saat perayaan Jumat Agung di Gereja St Matius Penginjil, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (14/4). Prosesi dalam rangkaian perayaan Paskah tersebut menggambarkan peristiwa yang dialami Yesus menjelang dan saat penyaliban di Bukit Golgota.
Umat Katolik Ikuti Jalan Salib Jelang Paskah
Personel kepolisian dibantu unit satwa K-9 melakukan sterilisasi di Gereja Katolik St. Petrus, Solo, Jawa Tengah, Kamis (13/4). Sterilisasi sejumlah gereja di Kota Solo dilakukan untuk menjamin rasa aman umat Kristiani saat perayaan Paskah.

KUPANG, SATUHARAPAN.COM - Ribuan umat Katolik di Keusukupan Agung Kupang, Nusa Tenggara Timur merefleksikan peristiwa kematian Yesus dalam doa yang disebut Jalan Salib yang digelar setiap Jumat Agung menjelang Hari Raya Paskah.

"Hari ini kita jalani jalan salib dengan menggali kedalaman makna keimanan, sesuai dengan perkembangan kehidupan pada zamannya dalam kehidupan setiap harian kita," kata Wakil Pastor Paroki Gereja St Yoseph Pekerja Penfui Kota Kupang, RD Yonas Kamlasi di Kupang, Jumat (14/4).

Ketika memimpin prosesi doa jalan salib yang diikuti ratusan umat di Kapela St Fransiskus Xaverius Naimata, dia mengatakan pada 2.000 tahun lalu, orang Yahudi memandang salib sebagai tanda penghinaan dan perendahan martabat manusia, sedangkan orang Yunani memandang sebagai tanda kebodohan dan melalui sebagai hukuman mati yang tidak masuk akal.

"Setelah peristiwa penyaliban Yesus, salib dipandang sebagai tanda kemenangan kuasa Allah atas kuasa maut. Lebih-lebih dengan kebangkitan Kristus, menunjukkan kuasa Allah yang sungguh-sungguh melampaui akal dan pikiran manusia," katanya.

Penyaliban Yesus kemudian menjadi peristiwa refleksi iman para pengikut-Nya hingga saat ini melalui berbagai pesan aktual zaman terkait dengan tugas perutusan membebaskan manusia dari dosa dan mengembalikan relasi manusia dengan Allah Bapa.

"Maut telah dikalahkan, kehidupan baru didapatkan. Perspektif inilah yang tumbuh subur, teristimewa di kalangan orang-orang kristiani," katanya.

Sebelum sampai pada prosesi jalan salib ini, ribuan umat di wilayah itu mengikuti perayaan Kamis Putih yang dikenang umat Kristiani sedunia sebagai perjamuan malam terakhir antara Yesus Kristus dengan 12 orang murid-Nya sebelum menghadapi sakrat maut.

Prosesi selanjutnya adalah "Adorasi" atau pemindahan Sakramen Maha Kudus dan diikuti dengan doa bergelir umat dari pukul 21.00 hingga Jumat pagi pukul 06.00 WITA dilanjutkan dengan lamentasi dan jalan salib bersama.

Sementara itu, umat Kristen di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Kamis, 13 April 2017 tengah malam hingga subuh, mengikuti prosesi jalan salib mengenang kisah sengsara Yesus Kristus sampai akhirnya wafat di kayu salib.

Prosesi melewati sembilan gereja, dan baru berakhir pada Jumat (14/4) pagi. (Ant)

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home