Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 21:47 WIB | Senin, 21 Juni 2021

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi pada 86 Orang Belarusia

Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, ketika menghadiri konferensi di Danau Yanqi pada 15 Mei 2017 di Beijing, China. (Foto: dok. Reuters)

LUXEMBOURG, SATUHARAPAN.COM-Uni Eropa pada Senin (21/6) memberlakukan larangan perjalanan dan pembekuan aset pada 86 individu dan perusahaan Belarusia. Namun belum menetapkan kapan akan menjatuhkan sanksi ekonomi kepada para pemimpin, kata kepala kebijakan luar negeri blok itu, Josep Borrell.

Dalam upaya untuk memberi lebih banyak tekanan pada Presiden Alexander Lukashenko atas pendaratan paksa pesawat penumpang Ryanair di Minsk pada 23 Mei, sanksi individu akan menghantam 76 warga Belarusia, termasuk menteri transportasi dan pertahanan, serta delapan entitas negara, kata diplomat itu.

"Hari ini kami akan menyetujui paket sanksi baru, yang merupakan paket yang lebih luas, sekitar 86 orang dan entitas," kata Borrell kepada wartawan saat ia tiba untuk pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Luxembourg.

Para diplomat mengatakan tindakan itu dapat berkoordinasi dengan sanksi serupa oleh negara-negara Barat lainnya, seperti Inggris dan Amerika Serikat, meskipun mereka tidak menyebutkan rinciannya.

Pada hari Jumat (18/6), negara-negara Uni Eropa untuk sementara menyetujui sanksi ekonomi pada sektor minyak, kalium dan perbankan Belarusia untuk mencoba menghukum Lukashenko atas pencegatan penerbangan Ryanair bulan lalu, dan penangkapan jurnalis pembangkang, Roman Protasevich, dan pacarnya Sofia Sapega, yang berada di dalam pesawat.

Borrell, yang merupakan diplomat top Uni Eropa, mengatakan sanksi ekonomi tidak akan disetujui oleh menteri luar negeri. “Mereka akan dipresentasikan ke Dewan Eropa pada pertemuan berikutnya,” kata Borrell, mengacu pada KTT hari Kamis di Brussels. (Reuters)

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home