Loading...
DUNIA
Penulis: Yan Chrisna Dwi Atmaja 06:37 WIB | Sabtu, 10 Mei 2014

Vandalisme Anti Kristen Terjadi di Tempat Ibadah Israel

Seorang polisi Israel berjalan melewati grafiti di dinding gereja dekat lingkungan Yahudi ultra Ortodoks di Yerusalem Jumat (9/5). Grafiti bertuliskan "King David for the Jews... Jesus is garbage" dalam bahasa Ibrani. (Foto: maannews.net/AFP)

YERUSALEM, SATUHARAPAN.COM - Vandal meninggalkan coretan anti-Kristen di sebuah gereja di Yerusalem, Jumat (9/5). Aksi vandalisme di Israel masih saja terjadi meskipun pihak kepolisian meningkatkan keamanan di sekitar tempat ibadah menjelang kunjungan Paus Fransiskus akhir bulan ini.

Coretan berbunyi "Price tag... King David for the Jews... Jesus is garbage" itu ditulis dalam bahasa Ibrani di dinding St George, sebuah gereja Ortodoks Romawi di dekat sebuah lingkungan Yahudi ultra-Ortodoks.

"Price tag" adalah eufemisme untuk serangan kebencian yang dilakukan ekstremis Yahudi.

Polisi mengatakan bahwa coretan "Death to Arabs" ditemukan tertulis pada sebuah rumah di Kota Tua di Jerusalem timur, dan lambang swastika terpampang di dinding apartemen barat Yerusalem.

Gereja Katolik Roma telah menuntut tindakan Israel setelah membaca coretan bahasa Ibrani "Death to Arabs and Christians and to everyone who hates Israel" yang dipulas di kompleks Notre Dame di Yerusalem, Senin.

Serangan terhadap properti Kristen terjadi di tengah meningkatnya kejahatan properti anti-Arab. Menteri Israel mengadakan pertemuan darurat pada Rabu, berjanji untuk menegakkan tindakan keras terhadap para pelaku.

Meskipun polisi telah membuat sejumlah penangkapan, hampir tidak ada tuntutan yang diberikan terhadap serangan price tag.

Paus Fransiskus dijadwalkan akan mulai kunjungan pada 24 Mei di Yordania. Kemudian akan selama dua hari di Tanah Suci dari 25 Mei. (AFP)

BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home