Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 13:10 WIB | Jumat, 03 Juli 2015

Wajah Patung Pemuda Membangun Pasca Digali

Wajah Patung Pemuda Membangun Pasca Digali
Wajah Patung Pemuda Membangun pasca penggalian di lokasi pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) rencananaya akan tetap berdiri kokoh dengan ornamen taman dan air mancur setelah seluruh projek rampung pada tahun 2018 mendatang, Kamis (2/7). Patung Pemuda Membangu tampak dengan kerangka pondasi yang terbuat dari beton memiliki bobot sekitar 90 ton merupakan monumen untuk memberikan semangat kepada para pemuda pemudi di Indonesia yang dibuat oleh Biro Insinyur Arsitektur (ISA) dibawah pimpinan Imam Supardi. (Foto-foto: Dedy Istanto).
Wajah Patung Pemuda Membangun Pasca Digali
Kondisi pondasi Patung Pemuda Membangun tampak dari dekat pasca digali untuk kelancaran projek MRT di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan.
Wajah Patung Pemuda Membangun Pasca Digali
Kondisi Patung Pemuda Membangun terlihat dari lokasi pembangunan MRT yang rencananya akan tetap berdiri kokoh.
Wajah Patung Pemuda Membangun Pasca Digali
Patung Pemuda Membangun yang dibuat pada tahun 1971 menggambarkan sosok pemuda membawa obor api sebagai pesan para pemuda pemudi untuk tetap semangat.
Wajah Patung Pemuda Membangun Pasca Digali
Seorang pekerja tampak sibuk merapikan pelataran di sekitar lokasi pondasi Patung Pemuda Membangun pasca penggalian di lokasi pembangunan MRT.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Wajah patung Pemuda Membangun pasca penggalian di lokasi pembangunan Mass Rapid Transit (MRT). Patung yang dikenal juga patung " Pizza Man " ini terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan yang dibuat oleh Biro Insinyur Seniman Arsitektur (ISA) dibawah pimpinan Imam Supardi.

Keberadaan patung yang menggambarkan seorang pemuda membawa obor dengan api yang menyala tersebut bertujuan untuk mendorong dan membangun para pemuda pemudi dan kepada orang-orang yang berjiwa muda agar tetap semangat. Itu sebabnya patung ini diberi nama “ Patung Pemuda Membangun “.

Patung ini terbuat dari beton dengan campuran semen serta bagian luarnya dilapisi dengan bahan teraso. Proses pengerjaannya dimulai pertama kali pada tahun 1971 dan selesai serta diresmikan pada tahun 1972. Awalnya peresmian patung Pemuda Membangun dilakukan pada saat acara peringatan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1972, namun karena terkendala dan belum selesai akhirnya diundur.

Patung Pemuda Membangun yang berbobot 90 ton kini menjadi saksi bisu proses pembangunan jalur transportasi massal sebagai upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengatasi kemacetan ibu kota.

 

 

Editor : Eben Ezer Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home