Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 03:46 WIB | Jumat, 05 Juni 2020

WCC: Orang Kristen Diajak Jadi Pelindung Hutan Hujan

Hutan hujan dan penduduk setempat. (Foto: oikoumene.org)

JENEWA, SATUHARAPAN.COM-Orang-orang Kristen diajak bersama umat agama lain untuk menjadi agen yang berpengaruh bagi perlindungan kehidupan di hutan hujan dan dalam perspektif yang lebih luas, dan di seluruh bumi," kata Sekretaris Jenderal sementara Dewan Gereja-gereja Dunia (WCC) Pdt. Ioan Sauca.

"Dengan melindungi hutan hujan, kita melindungi 'paru-paru' planet ini, dan mulai membangun hubungan baru yang lebih berkelanjutan di antara ciptaan Tuhan dan dalam menghadapi darurat iklim," katanya terkait hari Jumat (5/6) adalah Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Hutan hujan dunia sangat penting bagi ekologi global, kesehatan dan keberlanjutan planet bumi, dan bagi masyarakat adat yang mata pencaharian dan budayanya bergantung padanya. Tetapi hari ini hutan hujan di seluruh dunia berada pada risiko yang meningkat dari kehancuran dan keruntuhan, karena eksploitasi kepentingan jangka pendek dan kurangnya perlindungan oleh pemerintah.

Interfaith Rainforest Initiative (IRI), di mana WCC menjadi bagiannya, telah merilis sebuah "Panduan Sumber Daya tentang Perlindungan Hutan Hujan untuk Komunitas Agama."

IRI memiliki fokus isu ini, terutama pada situasi di Brasil, Kolombia, Peru, Republik Demokratik Kongo, dan Indonesia. Negara-negara itu menyumbang 70% dari hutan hujan yang tersisa di dunia.

“Dalam kemitraan dengan anggota IRI lainnya, WCC berkomitmen untuk memperkuat panggilan bersama untuk melindungi, memulihkan dan mengelola hutan hujan secara berkelanjutan,” kata Pendeta Henrik Grape, penasihat senior untuk perawatan dan penciptaan, keberlanjutan dan keadilan iklim di WCC.

Dalam pernyataan tentang Darurat Perubahan Iklim sebelumnya, Komite Eksekutif WCC mengatakan bahwa krisis iklim bukanlah hal yang jauh, tetapi ada pada kita saat ini. "Waktu untuk debat dan perselisihan fakta-fakta ilmiah sudah lama lewat," kata pernyataan itu. "Waktu untuk bertindak cepat sedang berjalan." (oikoumene.org)

Editor : Sabar Subekti

Kampus Maranatha
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home