Loading...
EKONOMI
Penulis: Bob H. Simbolon 16:05 WIB | Senin, 15 Februari 2016

Wujudkan Ketahanan Pangan, Jokowi Programkan Berbasis Lokal

Diskusi Awal Tahun PISKA dengan Tema “Indonesia Tanah Air Beta” di Gedung Sinar Kasih Jakarta pada hari Rabu (10/2/2016) (Foto: Bob H. Simbolon)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla akan melakukan penyuluhan-penyuluhan pangan berbasis lokal kepada Petani dalam mewujudkan ketahanan pangan yang merupakan program prioritas.

Anggota Staff Kepresidenan, Theofransus Litaay mengatakan, pemerintah akan merencanakan program ketahanan pangan pada tahun 2017. Ini dilakukan melalui Instruksi Presiden dan diturunkan kepada kementerian dan lembaga. Salah satu komitmen dari pemerintah, bahwa kedaulatan pangan merupakan program prioritas dari pemerintah.

“Pengembang pangan lokal akan menjadi program presiden Jokowi yang akan diimplementasikan pada tahun 2017 dengan menyiapkan penyuluhan-penyuluhan bagi petani untuk mentransfer pengetahuan berbasis lokal, saat ini Pusat Study Antropologi Universitas Indonesia sedang mendampingi petani di tiga wilayah provinsi yaitu Jawa Timur, Sumatera dan di NTB untuk melahirkan metode-metode atau pendekatan-pendekatan baru dalam pemantapan pengetahuan lokal mereka,” kata dia saat diskusi awal tahun yang diselenggarakan Persekutuan Intelegensia Sinar Kasih (PISKA) di Gedung Sinar Kasih, Jakarta pada hari Rabu (10/2).

Dia menjelaskan, dalam mewujudkan program prioritas ketahanan pangan, Presiden Jokowi saat ini melakukan pembenahan sistem yang sering tidak berjalan sesuai dengan kebijakan pemerintahan pusat atau tidak seiring dengan arahan dari Pemerintah pusat, pada zaman dulu negara Indonesia memiliki namanya Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang bertujuan untuk menyinergikan program pemerintah pusat dan program pemerintah daerah.

“Persoalan besar yang dihadapi oleh Pemerintahan Jokowi dan perlu dijawab dengan membentuk kebijakan publik yang diharapkan bersifat convergent, dalam perhitungan saya tidak kurang dari 10 instansi memiliki perbedaan pada level kepemimpinan atau pemerintahan pusat, provinsi dan kabupaten/kota demikian pula yang terjadi bidang kemaritiman dan ketahanan pangan, di situ terdapat masalah yang diselesaikan terlebih dahulu,” katanya.

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home