Loading...
EKONOMI
Penulis: Sabar Subekti 10:49 WIB | Minggu, 10 September 2023

KTT ASEAN-Korea Selatan Bahas Kerja Sama Transisi Energi dan Transformasi Digital

Presiden Joko Widodo berfoto bersama para pemimpin ASEAN dan Republik Korea sebelum memimpin Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-24 ASEAN-Republik Korea yang digelar di Ruang Cenderawasih 3, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Rabu, 6 September 2023. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM-Presiden Joko Widodo memimpin Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-24 ASEAN-Republik Korea yang digelar di Ruang Cenderawasih 3, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Rabu, 6 September 2023. Dalam pidato pembukanya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa pilar utama kemitraan ASEAN-Republik Korea adalah transisi energi dan transformasi digital.

“Bagi Indonesia, kemitraan ASEAN-Korea adalah partnership of the future, dengan pilar utama transisi energi dan tranformasi digital,” kata Presiden.

Kepala Negara mengatakan bahwa ketergantungan ASEAN terhadap sumber energi fosil harus dikurangi. Di saat yang sama, Presiden melanjutkan, ekonomi digital ASEAN akan tumbuh hingga USD1 triliun dalam satu dekade ke depan.

Oleh sebab itu, Presiden Jokowi menekankan pentingnya kolaborasi dan kemitraan dalam upaya transisi energi dan transformasi digital.

“Transisi energi dan transformasi digital butuh investasi dan transfer teknologi yang tidak sedikit, sehingga dibutuhkan kolaborasi dan kemitraan untuk mewujudkannya,” tutur Presiden.

Jokowi menekankan bahwa stabilitas kawasan harus dijaga agar kemitraan masa depan dapat tercapai. Dan hal tersebut merupakan tanggung jawab semua pihak yang berada di kawasan Indo-Pasifik.

“Kemitraan masa depan hanya akan bisa dicapai jika stabilitas kawasan dijaga, jika tensi dan rivalitas diturunkan, jika strategic trust dipertebal, dan jika habit of cooperation ditingkatkan,” tegas Kepala Negara.

Di akhir pidatonya, Presiden Jokowi mengapresiasi dukungan Republik Korea terhadap ASEAN Indo-Pacific Forum (AIPF). “Ini adalah wujud nyata kerja sama inklusif untuk jaga stabilitas dan kesejahteraan di kawasan Indo-Pasifik,” kata Presiden.

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home