Loading...
FOTO
Penulis: Sabar Subekti 09:01 WIB | Jumat, 18 November 2022

Pemimpin G20 Menanam Mangrove di Tahura Bali

Pemimpin G20 Menanam Mangrove di Tahura Bali
Presiden Joko Widodo mengajak para pemimpin G20 dan pemimpin lembaga internasional mengunjungi Tahura dan sekaligus menanam tanaman mangrove. (F0to-foto: BPMI Setpres)
Pemimpin G20 Menanam Mangrove di Tahura Bali
Pemimpin G20 Menanam Mangrove di Tahura Bali
Pemimpin G20 Menanam Mangrove di Tahura Bali

DENPASAR, SATUHARAPAN.COM-Pada hari kedua dalam rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Presiden Joko Widodo mengajak para pemimpin negara G20 dan lembaga internasional mengunjungi Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Kota Denpasar, Provinsi Bali, pada Rabu, 16 November 2022.

Di sana, Presiden dan para pemimpin G20 menanam pohon mangrove bersama serta berkeliling melihat langsung berbagai spesies mangrove yang ada di Tahura.

Kegiatan tersebut merupakan wujud konkret yang dilakukan Indonesia terhadap perubahan iklim. Melalui kegiatan tersebut, Jokowi mengajak negara-negara G20 untuk ikut serta dalam pembangunan ekonomi hijau yang inklusif.

"Ini sekali lagi adalah wujud konkret Indonesia dalam perubahan iklim. Oleh sebab itu, tadi saya sampaikan Indonesia mengajak negara anggota G20 untuk berkolaborasi, bekerja sama dalam sebuah aksi nyata untuk pembangunan hijau, pembangunan ekonomi hijau yang inklusif," kata dalam keterangannya usai kegiatan berlangsung.

Presiden juga menjelaskan bahwa Tahura Ngurah Rai merupakan sebuah contoh kesuksesan restorasi ekosistem mangrove yang dilakukan pemerintah Indonesia. Kawasan seluas 1.300 hektare tersebut sebelumnya merupakan area tambak ikan yang terabrasi, namun kini sudah berhasil berubah menjadi rumah bagi 33 spesies mangrove dan 300 fauna.

"Sebagai negara pemilik hutan mangrove yang terluas di dunia yaitu 3,3 juta hektare hutan mangrove kita, Indonesia ingin berkontribusi kepada perubahan iklim, terhadap perubahan iklim," kata Presiden. 

Para pemimpin negara-negara G20 pun mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam transisi energi hijau dan mengatasi perubahan iklim. Presiden menyebut bahwa Indonesia akan menambah hutan mangrove serupa di 33 lokasi pada tahun 2023 mendatang.

"Saya kira itu yang menginspirasi para pemimpin hal-hal yang konkret yang dilakukan baik dalam transisi energi hijau maupun dalam ekonomi hijau terhadap perubahan iklim," kataPresiden.

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Edu Fair
Back to Home