Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 15:28 WIB | Senin, 22 Februari 2021

Pemimpin Hong Kong Menerima Suntikan Vaksin Sinovac

Pemimpin eksekutif Hong Kong, Carrie Lam, menerima suntikan vaksin Sinovac, hari Senin (22/2). (Foto: Reuters)

HONG KONG, SATUHARAPAN.COM-Pemimpin eksekutif Hong Kong, Carrie Lam, menerima vaksin Sinovac China pada hari Senin (22/2) bersama dengan pejabat tinggi yang disiarkan pada acara televisi secara langsung untuk meningkatkan kepercayaan publik menjelang peluncuran vaksin di pusat keuangan global pekan ini.

Sinovac adalah vaksin COVID-19 pertama yang diperkenalkan di Hong Kong, sebelum vaksin Pfizer-BioNTech akan tiba di wilayah administratif khusus China sebelum akhir Februari.

Peluncuran vaksin kota ini telah tertinggal dari kota-kota maju lainnya dan jauh di belakang China daratan yang dimulai Juli lalu.

Lam, yang mengenakan kaos putih, difilmkan saat menerima vaksin pertama di sebuah pusat yang didirikan di perpustakaan pusat Hong Kong. Menteri kabinetnya, termasuk Menteri Kesehatan, Sophia Chan, dan Sekretaris Utama Administrasi, Matthew Cheung, antre untuk mendapatkan vaksinasi setelah dia.

Lam mengimbau semua warga untuk menerima vaksin selama konferensi pers setelah vaksinasi. “Ini membutuhkan kolaborasi penuh dari masyarakat Hong Kong untuk membantu masyarakat Hong Kong pulih secepat mungkin.”

Menteri Kesehatan Chan mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah berusaha meyakinkan warga yang khawatir tentang penggunaan Sinovac, menyatakan bahwa standar belum diturunkan untuk menerima vaksin dan bahwa tidak ada tekanan dari Beijing agar disetujui.

Satu juta dosis vaksin Sinovac tiba dari Beijing di bekas koloni Inggris itu pada hari Jumat (19/2).  Sebanyak 7,5 juta penduduk Hong Kong bisa mendapatkan vaksinasi mulai 26 Februari setelah mendaftar secara online. Dan warga akan diizinkan memilih jenis vaksin, kata pemerintah.

Sentimen anti daratan (China) telah meningkat di Hong Kong sejak 2019 ketika pengunjuk rasa turun ke jalan untuk berdemonstrasi menentang apa yang mereka lihat sebagai penguatan Beijing atas wilayah tersebut.

Sebuah survei pada bulan Januari oleh Universitas Hong Kong menemukan bahwa kurang dari 30% orang yang ditanyai mengatakan mereka akan menerima vaksin Sinovac.

Hong Kong telah mendapatkan total 22,5 juta dosis vaksin COVID-19 dari Pfizer, Sinovac dan AstraZenca. Kota ini telah mencatat sekitar 10.800 kasus sejak Januari lalu dan 197 kematian. (Reuters)

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home