Loading...
INDONESIA
Penulis: Yan Chrisna Dwi Atmaja 21:56 WIB | Minggu, 08 Desember 2013

Banjir Bandang di Pasaman 1 Meninggal 2 Hilang

Sebuah jembatan putus akibat banjir bandang di Kelurahan Lowu Satu, lingkungan IV, Kecamatan Ratahan, Minahasa Tengara, Sulawesi Utara, Sabtu (7/12). Banjir yang terjadi pada kamis (5/12) pukul 17.00 WITA itu mengakibatkan 85 rumah rusak ringan dan rusak berat serta dua korban jiwa. (Foto: Antara)

PASAMAN, SATUHARAPAN.COM - Badan Nasinal Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa akibat hujan berintensitas tinggi pada Sabtu hingga Minggu (7-8/12) di sekitar pesisir Sumatera tengah bagian barat telah menyebabkan Sungai Fatima meluap dan banjir bandang  di Kampung Tabek Malapah, Kec. Tigo Nagari, Kab. Pasaman, Sumatera Barat pada Sabtu pukul 15.00 WIB.

Kondisi tersebut juga menyebabkan longsor juga terjadi di beberapa tempat dan menimbulkan korban satu meninggal dan dua orang masih dinyatakan hilang.

Korban hilang karena hanyut terseret arus air saat banjir bandang menggerus sebuah jembatan di daerah tersebut. Sebelumnya korban naik motor akan menyeberangi jembatan. Ketika berada di tengah jembatan, keduanya langsung terseret arus yang tiba-tiba menerjang kawasan tersebut.

Data sementara yang disusun BPBD Pasaman, ada  tujuh jembatan putus, puluhan rumah rusak, lahan pertanian jagung dan kelapa sawit rusak. Tak hanya itu, banjir bandang juga menghanyutkan enam sepeda motor milik warga.

Tinggi banjir membawa lumpur hingga mencapai dua meter di Pasar Malampa.  Banjir juga menggenangi wilayah Pasaman Barat. Penanganan darurat masih dilakukan. Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Satpol PP, SKPD dan masyarakat masih melakukan pencarian korban.


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home