Loading...
INDONESIA
Penulis: Yan Chrisna Dwi Atmaja 08:32 WIB | Kamis, 23 Januari 2014

2 Meninggal Akibat Banjir Longsor di Kudus

Sejumlah warga melintasi Jalur Pantura Kudus-Pati yang terendam banjir di Jati, Kudus, Jateng, Rabu (22/1). Akibat hujan yang terus mengguyur selama beberapa hari terakhir 11 desa di 4 kecamatan terendam banjir dengan ketinggian bervariasi antara 50-150 cm. (Foto: Antara)
JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa pencarian korban banjir dan longsor yang terjadi di Kudus masih terus dilakukan.
 
Tanah longsor terjadi di perbukitan Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kec Depok Kab Kudus Jawa Tengah pada Selasa (21/1) pukul 02.00 WIB. Longsor menimbun 14 rumah yang menyebabkan 12 orang tertimbun. 2 orang telah dapat dievakuasi, di mana satu orang meninggal (Sulasmi, 45) dan satu orang selamat (Karmuji, 45).
 
Saat longsor warga sedang tertidur lelap. Posisi rumah di tebing lereng dan korban tertimbun runtuhan ke dalam jurang sedalam 30 meter. Longsor juga menyebabkan sembilan rumah rusak. 
 
Sedangkan banjir disebabkan tanggul Kali Piji jebol 10 meter sehingga menggenangi perumahan. Di Kec Mejobo banjir menggenangi Desa Gulung menyebabkan pengungsi  230 jiwa dan di Desa Payama 169 jiwa. Di Kec Jati terdapat tiga desa yang banjir yaitu Desa Jati Wetan pengungsi 342 jiwa, Desa Tanjing 70 jiwa dan Desa Loran 125 jiwa.
 
Dua orang dilaporkan hanyut, satu orang sudah ditemukan meninggal dan seorang belum ditemukan. 
 
Tim gabungan dari BPBD, TNI Kodam IV Diponegoro, Arhanud dan masyarakat melakukan operasi penggalian yang tertunda karena hujan deras. BPBD sudah mengirimkan logistik. Alat berat tidak mampu menembus medan yang berat. Selain itu hujan deras juga menyulitkan petugas melakukan evakuasi. (BNPB)

BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home