Loading...
DUNIA
Penulis: Reporter Satuharapan 07:19 WIB | Kamis, 08 Desember 2016

80.000 Warga Mengungsi dari Aleppo Timur

Asap membubung dari dari wilayah yang dikuasai pemberontak kota prorezim Fuaa, barat daya provinsi Idlib, 6 Desember 2016, menyusul laporan serangan pemberontak. Pemerintah Suriah mengatakan pihaknya tidak akan menyepakati gencatan senjata di Aleppo kecuali pemberontak mundur dari kota itu. (Foto: AFP)

BEIRUT, SATUHARAPAN.COM - Sedikitnya 80 ribu orang mengungsi dari Aleppo timur sejak militer Suriah mulai menggelar operasi pada pertengahan November silam untuk merebut kembali wilayah yang masih dikuasai pemberontak, menurut keterangan badan pemantau, hari Rabu (7/12). 

Observatorium HAM Suriah mengatakan jumlah tersebut termasuk warga yang mengungsi di daerah kekuasaan pemerintah di Aleppo barat dan wilayah kantong milisi Kurdi yang diapit oleh kedua kawasan. 

Namun, jumlah tersebut belum termasuk mereka yang menyelamatkan diri ke selatan ke daerah lain yang masih dikuasai pemberontak, menurut pernyataan direktur Observatorium Rami Abdel Rahman. 

Militer membuat kemajuan pesat dalam operasi perebutan kembali Aleppo dan kini menguasai 75 persen wilayah tersebut, yang menjadi basis pemberontak sejak 2012. 

Pemerintah sudah lama meminta warga untuk mengungsi, dan menuding pemberontak menjadikan mereka sebagai tameng manusia. (AFP)

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home