Loading...
RELIGI
Penulis: Melki Pangaribuan 09:23 WIB | Sabtu, 19 Juni 2021

GKI Yasmin dapat Lahan Gereja Baru, Warganet: Mujizat Kesabaran

Konferensi Pers Serah Terima Hibah Lahan dari Pemerintah Kota Bogor kepada GKI Pengadilan, Minggu (13/6) siang. (Foto: radarbogor.id)

BOGOR, SATUHARAPAN.COM - Setelah 15 tahun, akhirnya konflik GKI Yasmin berakhir dengan ditandainya secara simbolis dalam "Konferensi Pers Serah Terima Hibah Lahan dari Pemerintah Kota Bogor kepada GKI Pengadilan," hari Minggu (13/6) siang di Bogor.

Warganet, Gunawan Sulistyo menyebut peristiwa tersebut sebagai mujizat kesabaran.

“Akhirnya setelah 15 tahun, mujizat kesabaran,” kata Gunawan Sulistyo dalam kolom komentar di akun Facebook Relawan GKI, dikutip satuharapan.com, hari Senin (14/6).

Dukungan juga disampaikan Stefanus Justian, yang berharap GKI Yasmin terus berkarya untuk kemulian Tuhan.

“Sekian lama diperjuangkan, terus berkarya GKI Yasmin untuk kemuliaan Tuhan,” kata Stefanus Justian dalam kolom komentar yang sama.

Sebelumnya perwakilan GKI Pengadilan Bogor, Pdt Tri Santoso menyambut baik inisiasi Pemkot Bogor untuk membangun gereja di kawasan Bogor Barat.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah,” kata Pdt Tri Santoso seperti dilansir media lokal Bogor, hari Minggu (13/6).

Ketua MUI Kota Bogor, KH Mustofa Abdullah bin Nuh mengatakan, pihaknya bersyukur atas kemajuan yang capai.

“Salam hormat saya kepada Wali Kota Bogor Bima Arya juga kepada pimpinan TNI dan Polri. Saya bersyukur karena aslinya Bogor kota spiritual, kota rohani yang didirikan para kekasih Allah,” kata dia saat di GKI Pengadilan.

Ia menambahkan, kalau kemudian ada riak dan gangguan maka bukan DNA-nya orang Bogor.

“Mari kita bahu-membahu berlomba dalam kebaikan. Terima kasih warga Bogor, para pimpinannya. Ini tonggak sejarah bogor menjadi kota spiritual,” tuturnya.

Sementara itu Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, hari ini (Minggu, 13/6/2021), harus disyukuri setelah perjalanan panjang, setelah 15 tahun.

“Banyak proses yang sudah dilalui. Hari ini, bukti komitmen pemkot memastikan hak kebebasan beribadah,” jelasnya.

Lebih lanjut Bima mengatakan, ini adalah buktikan semua masalah bisa diselesaikan dengan baik.

“Saling menghargai adalah kunci. Proses hibah yang dijalankan, berkat dukungan warga Cilebut Barat, Forkopimda, dan semua pihak,” katanya.

 


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
LAI Got talent
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home