Loading...
EKONOMI
Penulis: Sabar Subekti 15:55 WIB | Kamis, 04 April 2024

Inflasi Turki Naik Menjadi 68,5 Persen di Bulan Maret

Seorang penukar uang menghitung uang lira Turki di kantor penukaran mata uang di pusat kota Istanbul, Turki, dalam gambar arsip yang diambil pada 21 Agustus 2015 ini. (Foto: dok. Reuters)

ANKARA, SATUHARAPAN.COM-Kenaikan harga di Turki yang dilanda inflasi meningkat pesat pada bulan Maret, naik menjadi 68,5 persen tahun-ke-tahun, kata badan statistik Turki, TUIK, pada hari Rabu (3/4).

Peningkatan angka tersebut menyusul kekalahan pemilu kota pada hari Minggu (31/3) bagi partai Presiden Recep Tayyip Erdogan yang banyak pihak menyalahkan biaya hidup yang tidak terkendali.

Bulan lalu biaya pendidikan, kesehatan, transportasi dan pangan menunjukkan kenaikan terbesar, setelah inflasi mencapai 67,07 persen pada Februari, kata TUIK.

Namun ENAG, sekelompok ekonom independen, mengatakan perhitungan mereka sendiri menunjukkan angka tahunan hampir 125 persen.

Menunjuk pada melambatnya inflasi bulan ke bulan dalam data resmi, sebesar 3,16 persen dibandingkan bulan Februari sebesar 4,53 persen, Menteri Keuangan, Mehmet Simsek, menulis bahwa “inflasi bulanan menurun sesuai dengan perkiraan kami”.

Menyusul kembalinya kebijakan bank sentral yang ortodoks, dengan kenaikan suku bunga utama menjadi 50 persen, pemerintah juga berjanji untuk mengendalikan pengeluaran untuk mengekang aktivitas dan inflasi.

“Semua perkembangan ini… akan memperkuat ekspektasi inflasi dan mendukung proses disinflasi,” kata Simsek.

“Kami akan melakukan apa pun yang diperlukan sampai kami mencapai tujuan stabilitas harga, yang merupakan prioritas utama kami,” tambahnya. (AFP)

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home