Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 08:45 WIB | Minggu, 17 Januari 2021

Kalsel: 112.000 Warga Mengungsi Akibat Banjir di Tujuh Kabupaten

Warga merapikan barang di dalam rumahnya yang terendam banjir di Gang Pirus Tiga, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, hari Kamis (14/1). Data yang telah dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan112.709 warga mengungsi akibat banjir, 27.111 rumah terendam, dan lima orang meninggal. (Foto: dok. Antara

BANJARMASIN, SATUHARAPAN.COM-Tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan terdampak banjir, dan genangan masih terjadi hingga Minggu (17/1). Daerah itu adalah Kabupaten Tapin, Kabupaten Banjar, Kota Banjar Baru, Kota Tanah Laut, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Balangan dan Kabupaten Tabalong. 

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 27.111 rumah terendam dan 112.709 warga mengungsi. Bajir terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang pada hari Selasa (12/1).

Di Kabupaten Tapin, 112 rumah terendam dan 1.777 warga mengungsi. Di Kabupaten Banjar, 14.791 rumah terendam dan 51.362 warga mengungsi. Di Kota Banjar Baru, 296 rumah terendam dan 622 jiwa mengungsi. Di Kota Tanah Laut, 8.249 rumah terendam, dan 27.024 warga mengungsi. 

Data di Kabupaten Balangan menunjukkan sebanyak 3.571 rumah terendam, dan 11.816 warga mengungsi. Di Kabupaten Tabalong, 92 rumah terendam, dan 180 warga mengungsi. Kabupaten Hulu Sungai Tengah ada 11.200 warga yang mengungsi dari total 64.400 jiwa terdampak banjir. 

BNPB melaporkan bahwa akibat bajir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, ada lima korban meninggal dunia. 

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir pada hari Kamis (14/1), dan sampai saat ini BPBD setempat masih melakukan pendataan di sejumlah titik pengungsian bagi masyarakat terdampak.

Editor : Sabar Subekti


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home