Loading...
DUNIA
Penulis: Reporter Satuharapan 16:28 WIB | Minggu, 09 Oktober 2016

Koalisi Pimpinan Arab Saudi Bantah Serang Pemakaman di Yaman

Para pejabat mengatakan sedikitnya 100 orang lainnya terluka dalam serangan di hari Sabtu di Sanaa, Yaman. (Foto: AP)

RIYARDH, SATUHARAPAN.COM - Koalisi pimpinan Arab Saudi yang bertempur mendukung pemerintah Yaman dan diakui internasional membantah melancarkan serangan udara ke sebuah acara pemakaman yang penuh orang di Sanaa, Yaman, yang menurut pemberontak telah membunuh 140 orang lebih pada hari Sabtu (8/10).

Koalisi dalam satu pernyataan menyatakan mereka tidak menggelar operasi di lokasi tersebut dan "sebab lain" insiden itu harus dipertimbangkan. Koalisi mengatakan hari Minggu (9/10), siap melakukan penyelidikan bersama Amerika Serikat untuk mengetahui siapa yang melakukan serangan udara tersebut.

Mereka menyatakan aliansi "sejak dahulu menghindari kerumunan semacam itu dan (mereka) tidak pernah menjadi target serangan."

Pemberontak Houthi yang didukung Iran menyerbu Sanaa pada September 2014 dan menguasai sejumlah wilayah di Yaman, membuat pemerintah Presiden Abedrabbo Mansour Hadi terpaksa harus melarikan diri dari Ibu Kota.

Lebih dari 6.700 orang, sebagian besar warga sipil, tewas di Yaman sejak koalisi mengintervensi untuk mendukung Hadi pada Maret tahun lalu, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). (Ant)


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home