Loading...
BUDAYA
Penulis: Dewasasri M Wardani 14:46 WIB | Kamis, 19 Juli 2018

KRB LIPI Buka Museum dan Taman Panca Yadnya

Ilustrasi. Pemotongan pita tanda pembukaan Museum dan Taman Panca Yadnya dilakukan secara resmi oleh Deputi Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, Enny Soedarmonowati (tengah) pada Selasa kemarin (17/7). (Foto: lipi.go.id)

BALI, SATUHARAPAN.COM –Kebun Raya Bali (Bali Botanical Gardens) LIPI, yang terletak di kawasan pegunungan Bedugul, Pulau Dewata Bali, membuka tampilan barunya dengan menampilkan semua jenis tanaman yang digunakan oleh komunitas Hindu Bali, dalam melakukan Upacara sakral Panca Yadnya dalam Museum dan Taman Panca Yadnya.

Pemotongan pita tanda pembukaan Museum dan Taman Panca Yadnya tersebut dilakukan secara resmi oleh Deputi Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, Enny Soedarmonowati pada Selasa (17/7). Dalam gaya Bali yang unik, tari Barong dipersembahkan bersama dengan doa-doa Hindu, untuk membuka peresmian museum dan taman baru tersebut.

Wawan Sujarwo, Kepala Seksi Pelayanan Jasa dan Informasi - Kebun Raya Bali LIPI, mengatakan, bahwa PancaYadnya merepresentasikan hubungan antara tumbuhan dan manusia, terutama untuk kegunaan ritual, karena orang Bali Hindu tidak dapat dipisahkan dari tanaman sepanjang hidup mereka.

"Museum ini, bertujuan untuk menjadi outlet bagi publik yang mengandung makna penting, khususnya bagi generasi muda. Kami ingin mereka memahami apa yang dilakukan leluhur mereka sebagai upaya untuk menghindari erosi budaya, ” katanya.

Di Museum dan Taman PancaYadnya ini, pengunjung akan dapat belajar tentang lima (panca) kelompok upacara Hindu (yadnya), dan melihat berbagai artefak yang digunakan dalam upacara tradisional Hindu Bali.

Misi Kebun Raya Bali – LIPI adalah untuk melestarikan, memanfaatkan dan mengembangkan potensi tanaman, terutama dari Indonesia bagian timur, melalui konservasi, penelitian, pendidikan dan peningkatan apresiasi publik terhadap kebun raya (lipi.go.id)

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Back to Home