Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 11:26 WIB | Rabu, 21 Juli 2021

Laporan: Kematian Akibat COVID-19 di India 10 Kali dari Yang Dilaporkan

Jumlah kematian bukan dalam ratusan ribu, tapi jutaan, dan ini tragedi kemanusiaan terburuk sejak India merdeka.
Laporan: Kematian Akibat COVID-19 di India 10 Kali dari Yang Dilaporkan
Foto tanggal 29 April 2021 menunjukkan seorang pria berlari untuk menghindari panas yang dipancarkan dari beberapa tumpukan kayu pemakaman korban COVID-19 di sebuah krematorium di pinggiran New Delhi, India. (Foto: dok. AP/Amit Sharma)
Laporan: Kematian Akibat COVID-19 di India 10 Kali dari Yang Dilaporkan
Foto tanggal 24 April 2021 menunjukkan beberapa tumpukan kayu bakar jenazah mereka yang meninggal karena COVID-19 dibakar di tanah yang telah diubah menjadi krematorium untuk kremasi massal korban virus corona, di New Delhi, India. (Foto: dok. AP/Altaf Qadri)

NEW DELHI, SATUHARAPAN.COM-Jumlah kematian akibat COVID-19 di India selama pandemi bisa menjadi 10 kali lipat dari jumlah resmi yang dilaporkan. Kemungkinan ini menjadi tragedi manusia terburuk di India modern, menurut penelitian paling komprehensif tentang kematian akibat virus di negara Asia Selatan itu.

Sebagian besar ahli percaya bahwa jumlah resmi kematian di India lebih dari 414.000 orang adalah jumlah yang sangat kecil, tetapi pemerintah telah mengabaikan kekhawatiran itu sebagai berlebihan dan menyesatkan.

Laporan yang dirilis hari Selasa memperkirakan kelebihan kematian, kesenjangan antara yang tercatat dan yang diperkirakan, menjadi tiga juta hingga 4,7 juta antara Januari 2020 dan Juni 2021. Dikatakan angka yang akurat mungkin "terbukti sulit dipahami" tetapi jumlah kematian sebenarnya "kemungkinan akan menjadi  lebih besar dari hitungan resmi."

Laporan tersebut diterbitkan oleh Arvind Subramanian, mantan kepala penasihat ekonomi pemerintah India, dan dua peneliti lain di Center for Global Development, sebuah wadah pemikir nirlaba yang berbasis di Washington, dan Universitas Harvard.

Dikatakan, penghitungan itu bisa saja meleset dari jumlah kematian yang terjadi di rumah sakit yang kewalahan atau saat perawatan kesehatan terganggu, terutama selama gelombang virus yang menghancurkan awal tahun ini.

“Kematian yang sebenarnya mungkin dalam beberapa juta bukan ratusan ribu, membuat ini bisa dibilang sebagai tragedi kemanusiaan terburuk di India sejak Pemisahan dan kemerdekaan,” kata laporan itu. (AP)

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home