Loading...
FLORA & FAUNA
Penulis: Sabar Subekti 09:14 WIB | Sabtu, 16 Januari 2021

Merpati Yang Diduga Terbang dari Amerika Melintasi Pasifik, Berasal dari Australia

Pihak berwenang Australia menyatakan gelang di kakinya yang berwarna biru adalah palsu, dan dia tak harus dibunuh.
Merpati Yang Diduga Terbang dari Amerika Melintasi Pasifik, Berasal dari Australia
Joe, seekor merpati balap yang diduga terbang dari Alabama, Amerika Serikat dan hinggap di Melbourne, Autralia, melintasi Samudera Pasifit, dinyatakan sebagai merpati dari Australia. (Foto-foto: Reuters)
Merpati Yang Diduga Terbang dari Amerika Melintasi Pasifik, Berasal dari Australia
Gelang biru di kaki yang mendai identitas merpati balap itu dinyatakan palsu.

SYDNEY, SATUHARAPAN.COM-Seekor merpati yang datang di Australia dan diduga telah terbang melintasi Samudera Pasifik, tidak jadi dibunuh pada hari Jumat (15/1), setelah gelang di kakinya yang mengidentifikasinya sebagai milik organisasi burung di Amerika Serikat dinyatakan palsu.

Gelang tersebut menunjukkan bahwa ia tersesat saat balapan di Alabama dan terbang lebih dari 13.000 kilometer hingga ke Melbourne, Australia, sehingga dia melanggar peraturan karantina yang ketat yang melarang impor hewan atau burung hidup.

Tetapi ketika kampanye di Twitter tentang burung itu, yang kemudian dinamai Joe oleh para pendukungnya, akan kembali dengan selamat ke Amerika semakin cepat, kata American Racing Pigeon Union yang menyatakan ID-nya palsu.

"Merpati yang ditemukan di Australia memakai gelang palsu dan tidak perlu dimusnahkan, sesuai dengan tindakan keamanan hayati, karena rumahnya yang sebenarnya ada di Australia," katanya dalam sebuah posting di Facebook.

Merpati Australia

Warga Melbourne, Kevin Celli-Bird, telah menemukan merpati dan labelnya, di tamannya di Boxing Day, menurut media Australia.

“Jika Joe datang dengan cara yang belum memenuhi standar keamanan hayati kami yang ketat, maka nasib buruk bagi Joe. Baik terbang pulang atau menghadapi konsekuensinya,” kata Wakil Perdana Menteri, Michael McCormack, mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat.

Tapi, pada sore harinya, penangguhan hukuman mati datang dari Departemen Pertanian. "Setelah penyelidikan, departemen menyimpulkan bahwa Joe si merpati kemungkinan besar adalah merpati Australia.... Tidak ada tindakan lebih lanjut yang akan diambil... terkait dengan masalah ini."

Aktor Hollywood, Johnny Depp, dan istrinya saat itu, Amber Heard, didakwa secara ilegal membawa anjing Yorkshire terrier mereka bernama Pistol dan Boo ke Australia pada tahun 2015, tetapi hewan-hewan itu diselamatkan setelah pemiliknya setuju untuk diikat oleh ikatan perilaku yang baik. (Reuters)

Editor : Sabar Subekti

Kampus Maranatha
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home