Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 08:51 WIB | Sabtu, 30 September 2023

Pakistan: Bom Bunuh Diri Meledak pada Peringatan Maulid Nabi, 52 Tewas

Pakistan: Bom Bunuh Diri Meledak pada Peringatan Maulid Nabi, 52 Tewas
Relawan membawa korban ledakan dengan tandu di sebuah rumah sakit di Quetta pada 29 September 2023, setelah terjadi bom bunuh diri di distrik Mastung. (Foto: AFP)
Pakistan: Bom Bunuh Diri Meledak pada Peringatan Maulid Nabi, 52 Tewas
Orang-orang berkumpul di luar rumah sakit Mastung, menyusul serangan bom bunuh diri mematikan di sebuah pertemuan keagamaan memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad di Provinsi Balochistan, Pakistan, pada hari Jumat, 29 September 2023. (Foto: Reuters)

ISLAMABAD, SATUHARAPAN.COM-Setidaknya 52 orang tewas dan lebih dari 50 orang terluka pada hari Jumat (29/9) dalam serangan bunuh diri di sebuah pertemuan keagamaan untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad (Maulid Nabi) di Provinsi Balochistan yang bergolak di Pakistan, kata seorang pejabat kesehatan setempat.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut, yang terjadi di tengah meningkatnya serangan yang diklaim dilakukan oleh kelompok militan di bagian barat negara tersebut, sehingga meningkatkan risiko bagi pasukan keamanan menjelang pemilihan umum nasional yang dijadwalkan pada Januari tahun depan.

“Pembom meledakkan dirinya di dekat kendaraan Wakil Inspektur Polisi,” kata Wakil Inspektur Jenderal Polisi, Munir Ahmed, kepada Reuters.

Ledakan itu terjadi di dekat sebuah masjid di Provinsi Balochistan tempat orang-orang berkumpul untuk prosesi memperingati hari lahir Nabi Muhammad, yang merupakan hari libur umum, tambah Ahmed.

Setidaknya 58 orang terluka, kata Abdul Rasheed, seorang pejabat kesehatan distrik, seraya menambahkan bahwa jumlah korban jiwa mungkin bertambah karena banyak orang berada dalam kondisi serius.

Pakistan mengalami kebangkitan kembali serangan yang dilakukan oleh militan ekstremis sejak tahun lalu ketika gencatan senjata gagal antara pemerintah dan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), sebuah organisasi payung dari berbagai kelompok garis keras.

TTP membantah pihaknya melakukan serangan pada hari Jumat.

Menteri Dalam Negeri, Sarfraz Bugti, menyebut serangan itu sebagai “tindakan yang sangat keji.”

Pada bulan Juli, lebih dari 40 orang tewas dalam serangan bom bunuh diri di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa pada pertemuan partai politik keagamaan.

Ledakan di Masjid

Sementara itu, dilaporkan juga bahwa sebuah ledakan menghancurkan sebuah masjid di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa yang berbatasan dengan Afghanistan, kata para pejabat, menewaskan sedikitnya dua orang.

Atap masjid runtuh akibat ledakan tersebut, stasiun penyiaran lokal Geo News melaporkan, dan menambahkan bahwa sekitar 30 hingga 40 orang terjebak di bawah reruntuhan.

Ledakan itu terjadi beberapa jam setelah sedikitnya 52 orang tewas dan lebih dari 50 orang terluka dalam serangan bunuh diri di sebuah pertemuan keagamaan untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad di provinsi Balochistan yang bergolak di Pakistan. (Reuters)

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home