Loading...
EKONOMI
Penulis: Melki 00:37 WIB | Kamis, 01 Februari 2024

Pasar Tematik Wisata Cheng Hoo Pasuruan Direvitalisasi

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat peletakan batu pertama pembangunan revitalisasi Pasar Tematik Wisata Cheng Hoo di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (31/1/2024) HO Kemendag

PASURUAN, SATUHARAPAN.COM - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan peletakan batu pertama revitalisasi Pasar Tematik Wisata Cheng Hoo di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Mendag Zulkifli Hasan meyakini, pembangunan Pasar Tematik Wisata Cheng Hoo akan mengembangkan potensi wisata dan meningkatkan perekonomian Jawa Timur, khususnya Kabupaten Pasuruan.

"Pasar Tematik Wisata Cheng Hoo ini menunjang pengembangan tujuan wisata Kabupaten Pasuruan, Jatim. Mohon doa dan dukungannya agar Pasar Wisata Cheng Hoo bisa selesai pada September 2024 dan memberikan dampak yang baik pada Kabupaten Pasuruan serta eluruh masyarakat," ujar Mendag Zulkifli Hasan dikutip Rabu (31/1).

Ia mengatakan, Pasar Tematik Wisata Cheng Hoo akan memadukan unsur pasar, wisata, dan budaya.

"Pasar ini tidak hanya akan memadukan unsur pasar, tetapi juga menjadi pusat destinasi wisata andalan Jawa Timur. Jadi, ada pasarnya, ada tempat budayanya, ada tempat wisatanya," ucapnya.

Ia mengatakan, pembangunan Pasar Tematik Wisata Cheng Hoo menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan anggaran sebesar Rp60 miliar. Pasar yang didesain dengan mengakomodasi budaya Tionghoa ini direncanakan dapat menampung sebanyak 330 pedagang.

Selain Pasar Tematik Wisata Cheng Hoo, lanjut dia, pada awal 2024 Kemendag melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pasar Tematik Wisata Jelajah Danau Ranau di Lampung Barat, Lampung. Hingga akhir 2023 Kemendag membangun empat unit Pasar Rakyat Tematik Wisata yaitu Pasar Bunaken di Kota Manado, Sulawesi Utara, Pasar Ubud di Kabupaten Gianyar, Bali, Pasar Semarapura di Kabupaten Klungkung, Bali; dan Pasar Singamandhawa di Kabupaten Bangli, Bali.

Pj. Bupati Pasuruan Andriyanto mengatakan, Pasar Tematik Wisata Cheng Hoo terletak jalur utama wisata Bromo, Tengger, dan Semeru serta potensi tempat wisata lainnya di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Ia mengatakan, dengan bertambahnya jumlah wisatawan ke Pasar Cheng Hoo, maka perlu dilakukan perbaikan penataan pasar dan fasilitas pendukungnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengapresiasi Kementerian Perdagangan yang telah yang menganggarkan revitalisasi Pasar Tematik Wisata Cheng Hoo.

"Pasar ini akan menampilkan etalase produk karya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kabupaten Pasuruan," katanya.

Pasar Tematik Wisata Cheng Hoo akan menampilkan produk aneka makanan, tempat ibadah sebagai wisata religi, pusat informasi Kabupaten Pasuruan, serta panggung budaya. Fasilitas tersebut dibangun dengan standar pelayanan publik yang ramah disabilitas.

"Diharapkan revitalisasi Pasar Tematik Wisata Cheng Hoo akan menambah daya tarik wisata, meningkatkan omzet pedagang, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Hadir pada kegiatan ini, yaitu Pj. Bupati Pasuruan Andriyanto. Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan, yakni Plt. Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto dan Staf Khusus Mendag Bidang Hubungan Antarlembaga Syailendra.


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home