Loading...
EKONOMI
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 05:12 WIB | Rabu, 14 Januari 2015

Pemda Alasan Investor Enggan Ekspansi di Daerah

Chairman British Chamber of Commerce Indonesia Adrian Short dalam memaparkan hasil survei tahunan Business Confidence Index (BCI) 2014. (Foto: Diah A.R)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – British Chamber of Commerce Indonesia (BritCham) atau Kamar Dagang Inggris yang diwakili oleh Adrian Short sebagai Chairman BritCham menyatakan bahwa pemerintah daerah merupakan alasan utama mengapa para investor masih enggan melebarkan sayap di daerah selain Pulau Jawa.

“Ini karena pemerintah daerah kurang mendukung ekspansi bisnis di wilayah mereka sehingga para investor merasa kesulitan,” kata dia saat memaparkan hasil surveinya di Hotel Intercontinental Mid Plaza, Jakarta Pusat, Selasa (13/1).

Dalam hasil survei tersebut dia menyatakan bahwa sebanyak 53 persen responden belum terlibat dengan Pemda di target wilayah ekspansi yang diincar oleh investor. Kemudian 52 persen responden dari total responden tidak mempertimbangkan untuk melakukan pelebaran bisnis ke wilayah provinsi atau daerah lain di Indonesia untuk satu tahun ke depan.

Namun, wilayah Bali, Kalimantan dan Surabaya saat ini menjadi incaran pelaku bisnis untuk melakukan ekspansi karena melihat banyaknya potensi yang dapat diperoleh di sana.

Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani tidak menampik jika peran Pemda dalam menggaet investor masih sangat kurang. Namun, Franky meyakinkan bahwa hal tersebut akan berubah dengan pelaksanaan program Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang akan mulai diterapkan pada 15 Januari 2015 mendatang.

“Itu PR (pekerjaan rumah) besarnya, semua masih keluhkan Pemda, makanya kita akan pastikan PTSP di daerah berjalan dulu,” kata dia.

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home