Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 14:36 WIB | Sabtu, 11 Maret 2023

Tentara Bayaran Rusia, Wagner, Buka Pendaftaran di Puluhan Kota

Pengunjung berkumpul di luar PMC Wagner Centre, yang merupakan proyek yang dilaksanakan oleh pengusaha dan pendiri kelompoktentara bayaran swasta Wagner, Yevgeny Prigozhin, selama pembukaan resmi blok kantor di Saint Petersburg, Rusia, pada 4 November 2022. (Foto: dok. Reuters)

MOSKOW, SATUHARAPAN.COM-Kepala kelompok tentara bayaran Rusia Wagner, yang telah terjerat dalam perebutan kekuasaan dengan kementerian pertahanan, hari Jumat (10/3) mengumumkan pembukaan pusat perekrutan di puluhan kota.

Wagner telah memelopori serangan terhadap kota-kota di Ukraina timur termasuk Bakhmut, dalam apa yang telah menjadi pertarungan terpanjang dan paling berdarah dari serangan Rusia selama setahun. Kedua belah pihak menderita kerugian besar di sekitar Bakhmut.

“Pusat perekrutan PMC Wagner telah dibuka di 42 kota Rusia,” kata kepala Wagner, Yevgeny Prigozhin, dalam sebuah pernyataan, mengacu pada perusahaan militer swasta miliknya.

Petarung akan direkrut di pusat olah raga dan klub seni bela diri, menurut daftar yang dirilis oleh Prigozhin. “Terlepas dari perlawanan kolosal dari angkatan bersenjata Ukraina, kami akan terus maju,” kata pengusaha pro Kremlin berusia 61 tahun itu.

Dia juga menyinggung tekanan yang tampak dari kementerian pertahanan Rusia. “Terlepas dari kunci pas yang mereka lakukan di setiap gerakan, kita akan mengatasi ini bersama-sama,” katanya.

Prigozhin telah berbulan-bulan merekrut narapidana, menjanjikan amnesti sekembalinya mereka ke Rusia jika mereka selamat dari pertempuran di Ukraina.

Namun pada awal Februari dia mengatakan perekrutan dari penjara telah berakhir, tampaknya di bawah tekanan dari kementerian pertahanan.

Ketegangan antara Prigozhin dan kementerian pertahanan telah berkecamuk selama berbulan-bulan. Prigozhin telah beberapa kali mengklaim kemenangan medan perang di depan tentara Rusia, mengkritik petinggi Rusia dan menuduh militer tidak berbagi amunisi dengan pasukannya.

AS dan Uni Eropa menuduh Prigozhin telah bertahun-tahun beroperasi dalam bayang-bayang tetapi telah menjadi pusat perhatian sejak dimulainya serangan di Ukraina. (AFP)

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home