Loading...
SAINS
Penulis: Melki Pangaribuan 14:16 WIB | Senin, 18 Januari 2021

11 Negara Akan Hadiri Konfrensi 2nd AICCON

Ketua panitia pelaksana 2nd AICCON, Dr Ulani Yunus. (Foto: Dok. Pribadi)

JAKARTA- Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) akan menggelar sebuah konferensi internasional bertajuk ASPIKOM International Communication Conference Kedua (2nd AICCON) pada 8-9 Februari 2021.

Ketua panitia pelaksana 2nd AICCON, Dr Ulani Yunus mengatakan pandemi tak membuat kegiatan konferensi mengendur. Bahkan di awal tahun 2021,

“2nd AICCON kita selenggarakan lewat webinar dengan mengundang lima Keynote Speakers (pembicara kunci) dari lima negara yakni Amerika Serikat, Rusia, Nigeria, Kanada dan Indonesia),” jelas Ulani Yunus dalam keterangan pers yang diterima satuharapan.com, hari Senin (18/1).

Ulani menjelaskan kelima para pembicara tersebut di antaranya: Prof Anne Gregory, PhD dari University of Huddersfield, Prof Svetlana S. Bodrunova, PhD dari Saint Petersburg State University, Prof Umaru Pate, PhD dari Bayero University, Dr Merlyna Lim, dari Carleton University, Sarafa Dauda, PhD dari University of Maiduguri dan Prof De Andi M. Faisal Bakti, MA dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatulloh Jakarta.

Menurut Ulani, sebanyak 76 bahan presenstasi akan disampaikan dalam konferensi. Selain dari Indonesia, 16 dari artikel hasil penelitian berasal dari 10 negara yaitu Amerika Serikat, Tiongkok, Negeria, Belanda, Korea Selatan, Taiwan, India, Fillipina, Thailand dan Malaysia.

“76 papers ini adalah hasil seleksi panitia dengan standar jurnal scopus,” katanya.

Selain menyajikan 76 artikel ilmiah berbahasa Inggris, 2nd AICCON juga mengundang partisipan dari 93 Program Studi dari 55 kampus yang ada di Jabodetabek. Sebanyak 16.740 mahasiswa ilmu komunikasi dan 465 dosen di program studi tersebut akan terlibat.

2nd AICCON bertemakan “Advance of Applied Sciences and Interdisiplinary Research For Sustainable Communication Development” dengan lima subtema yakni: Advancement Of Humanity In Multicultural Context, Public Engagement From Social Science Perspektive, Applied Science Within Advance Technology, Virtual Education and Modern English Literacy dan Sustainable Communication Development.

 

BPK Penabur-Start Up
Zuri Hotel
Back to Home