Loading...
DUNIA
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 10:20 WIB | Selasa, 14 Maret 2017

Assad: Pemberantasan Ekstremis Jadi Prioritas Utama

Pejuang Brigade Jaish al-Fatah (Tentara Penakluk), yang meliputi faksi pemberontak, berjalan kaki di kota Idlib, 13 Maret 2017. (Foto: AFP/Omar haj Kadour)

DAMASKUS, SATUHARAPAN.COM – Masa depan Suriah akan ditentukan setelah ekstremis berhasil ditumpas dan rekonsiliasi politik tercapai, ujar Presiden Bashar al Assad dalam wawancara yang dirilis pada Senin (13/3).

Meski perang Suriah hampir memasuki tahun ketujuh, Assad mengatakan kepada awak media bahwa masih terlalu dini membahas visi sang presiden mengenai masa depan negaranya.

“Terlalu jauh membahas politik ketika Anda mungkin akan terbunuh dalam hitungan menit akibat serangan teroris,” ujar Assad kepada para jurnalis Barat seperti dilansir kantor berita SANA.

“Prioritasnya adalah pemberantasan ekstremis. Rekonsiliasi politik di berbagai wilayah juga prioritas,” imbuhnya.

“Jika kedua hal ini tercapai, kita bisa melakukan pembahasan apa pun yang kita inginkan mengenai berbagai isu.”

Assad melontarkan pernyataan tersebut menjelang peringatan enam tahun perang Suriah, yang bermula pada Maret 2011 dengan unjuk rasa antipemerintah.(AFP)

 

Editor : Diah Anggraeni Retnaningrum


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home