Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 13:50 WIB | Kamis, 04 Juli 2013

Jakarta Barrier Free Tourism Uji Kelayakan Aksesibilitas di Jakarta

Jakarta Barrier Free Tourism Uji Kelayakan Aksesibilitas di Jakarta
Seorang penyandang disabilitas dari Jakarta Barrier Free Tourism saat uji aksesibilitas di halte bus Trans Jakarta Juanda, Jalan Raya Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (4/7). (Foto-foto : Dedy Istanto).
Jakarta Barrier Free Tourism Uji Kelayakan Aksesibilitas di Jakarta
Aksesibilitas yang tidak memadahi saat penyandang disabilitas melintas jalan di halte Juanda Jakarta Pusat.
Jakarta Barrier Free Tourism Uji Kelayakan Aksesibilitas di Jakarta
Penyandang disabilitas saat menggunakan eskalator di stasiun kereta Juanda yang tidak memadahi secara ukuran bagi yang menggunakan kursi roda.
Jakarta Barrier Free Tourism Uji Kelayakan Aksesibilitas di Jakarta
Seorang penyandang disabilitas yang kesulitan untuk menyeberang jalan saat menggunakan fasilitas jembatan penyeberangan.
Jakarta Barrier Free Tourism Uji Kelayakan Aksesibilitas di Jakarta
Kondisi penyandang disabilitas saat menggunakan fasilitas jembatan penyeberangan.
Jakarta Barrier Free Tourism Uji Kelayakan Aksesibilitas di Jakarta
Penyandang disabilitas saat ingin menyeberang menggunakan fasilitas jembatan penyeberangan di halte Juanda Jakarta Pusat.
Jakarta Barrier Free Tourism Uji Kelayakan Aksesibilitas di Jakarta
Hernawati (60) mengusulkan untuk membuat eskalator paling tidak 90 atau 100 Centimeter supaya bagi penyandang disabilitas yang menggunakan kursi roda dapat mengakses.
Jakarta Barrier Free Tourism Uji Kelayakan Aksesibilitas di Jakarta
Seorang anak kecil penyandang tuna netra saat masuk ke stasiun kereta Juanda dibantu oleh petugas penjaga pintu loket.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Jakarta Barrier Free Tourism (JBFT) menggelar aksi aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di halte Trans Jakarta Juanda Jakarta Pusat, Kamis (04/7). Sebelumnya bersama dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) beserta jajarannya, JBFT ikut blusukan. Rute perjalanan dimulai dari Halte Balai Kota Jalan Merdeka Selatan menggunakan bus Trans Jakarta menuju Pulogadung transit di halte Senen kemudian menyambung ke halte Harmoni dan diteruskan menuju halte Juanda Jakarta Pusat. Dari halte Juanda rencananya akan dilanjutkan dengan menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL) dari stasiun Juanda menuju stasiun Cikini.

Tujuan dari aksi ini memberikan suara positif serta masukan-masukan dari penyandang disabilitas kepada Jokowi untuk memberikan ruang aksesibilitas di Kota Jakarta. Selama ini ruang publik bagi penyandang disabilitas tidak begitu diperhatikan, ujar salah salah penyandang disabilitas Hernawati (60). Harapannya dengan aksi ini semoga Gubernur DKI Jakarta Jokowi mau memperhatikan dan mendengar aspirasi dan suara kami untuk menyediakan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di setiap ruang publik di Jakarta.

 

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home