Loading...
INDONESIA
Penulis: Endang Saputra 18:30 WIB | Senin, 27 Juni 2016

Kak Seto: Vaksin Palsu Ancam Masa Depan Anak

Ilustrasi. Seto Mulyadi atau Kak Seto (tengah). (Foto: Dok.satuharapan.com/Dedy Istanto)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Pemerhati anak Seto Mulyadi atau kak Seto mengatakan vaksin palsu dapat mengancam masa depan dan kesejahteraan anak.

 “Kita bandingkan saja dengan narkoba, narkoba kan merusak kehidupan anak, generasi muda. Nah kalau itu (vaksin palsu) juga, saya rasa kalau narkoba bisa hukuman mati, kenapa ini tidak? Jadi mohon, jangan jadikan anak-anak bahan permainan, sangat berbahaya,” kata Kak Seto di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, hari Senin (27/6).

Sebelumnya, upaya pengungkap kasus vaksin palsu ini berawal dari temuan penyidik Subdirektorat Industri dan Perdagangan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Poli di tiga wilayah, yaitu Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta.

“Itu pelanggaran hak anak jadi hukuman maksimal lah. Artinya, apapun yang merupakan pelanggaran kepada anak dan membahayakan anak, maka mohon dikenakan hukuman yang paling maksimal. Dalam arti, kita tidak main-main dengan masa depan, kesejahteraan dan kesehatan anak,” kata dia.

Menurut Kak Seto pasangan suami istri pembuat vaksin palsu, Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina, warga Perumahan Kemang Regency, Jalan Kumala 2, Nomor M29, RT 09 RW 05, Bekasi Timur, Kota Bekasi, sangat tega membuat vaksin palsu demi mendapatkan keuntungan.

“Kita semua pasti geram terhadap hal ini. Kok tega-teganya untuk mendapatkan keuntungan bersikap seperti itu. Apalagi ini pelakunya suami istri. Jadi mohon supaya tidak menjadi preseden dan pelajaran buruk. Karena anak-anak itu yang paling mudah dikorbankan," kata dia.

Editor : Diah Anggraeni Retnaningrum


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home