Google+
Loading...
SAINS
Penulis: Melki Pangaribuan 17:16 WIB | Jumat, 12 April 2019

Kepala Pusdiklatda Jakarta Salut Gerakan Pramuka BPK PENABUR

Kepala Pusdiklatda Jakarta Salut Gerakan Pramuka BPK PENABUR
Kakak Lidya Ida Fatonah, Kakak Sukarni, Kakak Purnomo Sigit berfoto bersama Kakak-kakak Pembina Gerakan Pramuka dan perwakilan peserta “Jambore Pramuka Penggalang SDK PENABUR Jakarta” hari Jumat, 12 April 2019, di Kempa 3 Buperta Cibubur, Jakarta Timur. (Foto-foto: Melki Pangaribuan)
Kepala Pusdiklatda Jakarta Salut Gerakan Pramuka BPK PENABUR
Peserta “Jambore Pramuka Penggalang SDK PENABUR Jakarta” saat pioneering, pembuatan tiang bendera.
Kepala Pusdiklatda Jakarta Salut Gerakan Pramuka BPK PENABUR
Kakak Hendro, Kakak Lidya Ida Fatonah, Kakak Sukarni, Kakak Purnomo Sigit berfoto bersama usai memberikan keterangan kepada media.
Kepala Pusdiklatda Jakarta Salut Gerakan Pramuka BPK PENABUR
Upacara Pembukaan “Jambore Pramuka Penggalang SDK PENABUR Jakarta” hari Jumat, 12 April 2019, di Kempa 3 Buperta Cibubur, Jakarta Timur.
Kepala Pusdiklatda Jakarta Salut Gerakan Pramuka BPK PENABUR
Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka Tingkat Daerah (Pusdiklatda) Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta, Munandar.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka Tingkat Daerah (Pusdiklatda) Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta, Munandar, mengapresiasi segala bentuk kegiatan gerakan pramuka siswa-siswi dan pembinaan bagi guru-guru BPK PENABUR Jakarta yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

Apresiasi tersebut disampaikan Munandar saat mendampingi “Jambore Pramuka Penggalang SDK PENABUR Jakarta” hari Jumat, 12 April 2019, di Kempa 3 Buperta Cibubur, Jakarta Timur.

“Saya salut (hormat) kepada perguruan pendidikan BPK PENABUR, kepada guru-gurunya yang mayoritas semuanya itu sudah mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD). Kegiatan “Jambore Pramuka Penggalang SDK PENABUR Jakarta” ini sudah terprogram oleh  BPK PENABUR,” kata Munandar kepada satuharapan.com usai upacara pembukaan jambore.

Munandar mengatakan seluruh guru-guru BPK PENABUR telah mengikuti kursus dasar gerakan pramuka dan saat ini sudah angkatan 12. Para guru yang telah mengikuti kursus melaksanakan kegiatan gerakan pramuka untuk membina karakter para siswa-siswinya.

“Kami hadir di sini untuk membantu kegiatan-kegiatan Pramuka PENABUR. Kami melihat bagaimana guru-guru BPK PENABUR melaksanakan aktivitas kegiatannya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Munandar berharap adik-adik atau siswa-siswi BPK PENABUR terus mendapatkan pembinaan karakter, terutama juga untuk guru-guru atau kakak-kakak pembinanya.

“Terus berkegiatan, terus berpacu, dan terus bergerak, jangan sampai ada mati kegiatan pembinaan, khususnya untuk adik-adik mendapatkan pembinaan karakter. Saya salut untuk kakak pembinanya sudah siap melaksanakan kegiatan Jambore dengan baik dan berarti kegiatan pembinaan karakternya berjalan dengan baik,” katanya.

Lihat juga: 2.023 Pelajar SDK PENABUR Ikuti Jambore Pramuka Penggalang

BPK PENABUR Jakarta menyelenggarakan kegiatan “Jambore Pramuka Penggalang SDK PENABUR Jakarta”, hari Jumat, 12 April 2019, di Kempa 3 Buperta Cibubur, Jakarta Timur.

Sebanyak 2.023 siswa-siswi dari 20 SDK PENABUR Jakarta mengikuti Jambore bertajuk “Pramuka, Disiplin, Berani, dan Setia”. Peserta dari anak-anak jenjang SD kelas 5 ini mendapatkan nilai-nilai Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nlai Kristiani (PKBN2K) dan juga menunjukkan kreativitas melalui penampilan bernuansa nasional di kelompok sekolah masing-masing.

Melaksanakan Teori di Lapangan

Jambore Pramuka Penggalang diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin Pengurus Yayasan Divisi Pendidikan BPK PENABUR Jakarta, Kakak Purnomo Sigit sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Kakak Purnomo menyampaikan kegiatan Jambore Pramuka Penggalang diadakan untuk menerapkan teori-teori yang telah dipelajari di sekolah untuk dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari di lapangan.

“Tentu akan menjadi suatu pengalaman yang menyenangkan bagi kita semua. Pengalaman-pengalaman yang berguna untuk dipergunakan di masa yang akan datang. Dan dengan pertemuan ini kita akan menjalin komunikasi dengan teman-teman kita dan kita juga menjalin komunikasi yang lebih luas lagi di masa akan datang,” kata Kakak Purnomo Sigit.

Kakak Purnomo mengatakan bahwa beberapa teori telah dipelajari di sekolah dan kemajuan teknologi telah sangat membantu kita, namun demikian kemampuan di lapangan khususnya Pramuka yang telah dipelajari menjadi suatu yang sangat berguna. Dia mencontohkan semaphore yang dapat membantu berkomunikasi dalam keadaan sulit apapun juga.

Kakak Purnomo menyampaikan bahwa pengalaman Jambore Pramuka ini juga tentunya menjadi suatu pengalaman yang menyenangkan bagi semua peserta yang akan dikenang untuk di masa yang akan datang.

Dalam kesempatan itu, Kakak Purnomo juga mengingatkan agar semua anak-anak SDK PENABUR untuk tetap setia kepada Tuhan, kepada Dasa Dharma Pramuka, dan kepada orangtua, serta patuh kepada guru.

“Dan dengan ini pula, saya nyatakan Jambore Pramuka Penggalang SDK PENABUR Jakarta dibuka,” kata Kakak Purnomo membuka kegiatan Jambore yang disambut dengan tiga kali tepuk pramuka oleh semua peserta yang hadir.

Pembinaan Skill dan Karakter

Ketua Pelaksana Kegiatan Jambore SDK PENABUR Jakarta, Kakak Lidya Ida Fatonah, mengatakan tujuan Jambore Pramuka Penggalang SDK PENABUR Jakarta untuk memfasilitasi Tamu Penggalang untuk menyelesaikan Syarat Kemampuan Umum (SKU) dan dilantik menjadi Penggalang Ramu.

“Kegiatan ini juga untuk membina keterampilan, karakter, moral, mental, dan jiwa sosial untuk Tamu Penggalang Ramu se-SDK BPK PENABUR Jakarta dan menjalin kebersamaan dan persahabatan Tamu Penggalang se-SDK BPK PENABUR Jakarta,” kata Lidya Ida Fatonah usai upacara.

Sementara itu Kakak Sukarni, Kepala Jenjang SDK PENABUR Jakarta, menyampaikan bahwa kegiatan Jambore Pramuka kali ini untuk pembentukan skill dan karakter siswa-siswi SDK PENABUR Jakarta.

“Jadi anak-anak melalui kegiatan ini, keterampilannya juga bertambah, kita pupuk juga karakter. Di mana kurikulum di jenjang SD seharusnya 30 persen teori dan 70 persen itu skill dan karakter. Di sini kita bentuk karakter anak seperti diharapkan PENABUR, itu menjadi tujuan kami supaya anak-anak memiliki karakter yang lebih bertanggung jawab, mandiri, dan juga mereka mencintai bangsa dan Negara Indonesia,” kata Kakak Sukarni dalam keterangan pers.

Setelah upacara pembuka dilanjutkan dengan kegiatan Semaphore, Kompas, dan Budaya, serta Pioneering: Pembuatan Tiang Bendera, dan diakhiri dengan upacara penutupan.

 

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home