Loading...
SAINS
Penulis: Dewasasri M Wardani 11:07 WIB | Selasa, 19 April 2016

LIPI Atasi Persoalan Air Bersih di Bangka Barat

Ilustrasi. (Foto: .radarbangka.co.id)

BANGKA BARAT, SATUHARAPAN.COM – Banyak rumah tangga di Bangka Barat, Bangka Belitung masih mengandalkan  kolong atau danau bekas galian timah  yang mempunyai nilai keasaman tinggi untuk keperluan mandi dan cuci. Untuk menjawab kesulitan memperoleh air bersih, maka Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI, Bambang Subiyanto akan bekerjasama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sejiran Setason untuk membangun Pusat Diseminasi Teknologi Air di Bangka Barat.

“Kami berterima kasih kepada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia yang mau terjun langsung membantu kesulitan warga dalam mengatasi permasalahan air bersih di Bangka Barat,” kata Bupati Bangka Barat, Parham Ali pada Rabu (13/4) lalu di Bangka Barat, seperti yang diberitakan situs lipi.go.id.

“Pusat Diseminasi Teknologi Air ini merupakan pusat pengolahan air pertama di Indonesia, yang mengintegrasikan berbagai teknologi dengan sistem monitoring real time dari penyedia air baku sampai ke konsumen,” kata Bambang,

Bambang mengatakan,  pusat diseminasi ini akan mengintegrasikan berbagai hasil penelitian LIPI terkait penyediaan air bersih seperti instalasi pengolahan air baku kolon, teknologi pengolahan air dengan biofiltrasi, sampai intelegent monitoring system ketersediaan dan sistem monitoring meteran pelanggan PDAM.
“Pusat Diseminasi Teknologi Air ini tidak hanya sebagai tempat diseminasi teknologi pengolahan air semata, namun dapat dijadikan tempat studi oleh PDAM lain dan masyarakat umum dalam mengelola sumber air bersih,” kata Bambang.

Chairul Amri, Direktur PDAM Tirta Sejiran Setason mengatakan, hasil air bersih yang diolah dari pusat diseminasi teknologi air, akan disalurkan gratis ke beberapa sekolah dan masjid di sekitar area, sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan. 

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home